Aceh Barat | TubinNews.com – Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh Barat, menegaskan komitmen dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif digital melalui peningkatan literasi digital, pelatihan kreator konten, hingga pengembangan pemerintahan digital.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas kominsa Aceh Barat, Dedi Mulianda, saat menghadiri Workshop yang bertema “Monetisasi Konten Kreatif: Mengoptimalkan Platform Digital untuk Kreator” di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Minggu (2/8/2026).
Dedi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ekonomi Kreatif RI yang telah memilih Aceh Barat sebagai lokasi pelaksanaan workshop.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas generasi muda dalam memanfaatkan ruang digital sebagai sumber ekonomi baru.
“Mahasiswa memiliki potensi besar menjadi motor penggerak ekonomi kreatif digital pemanfaatan teknologi kedepan,” kata Dedi.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Diskominsa terus mendorong peningkatan literasi digital agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, menciptakan konten yang edukatif, inspiratif, dan bernilai ekonomi.
Dedi menjelaskan bahwa Diskominsa telah memiliki peta jalan dan arsitektur pemerintahan digital sebagai fondasi pengembangan ekonomi digital di Aceh Barat.
Menurutnya, dari 100 program prioritas Bupati Aceh Barat, delapan program berkaitan langsung dengan pengembangan ekonomi digital.
“Ekonomi kreatif menjadi bagian dari visi dan misi Bupati Aceh Barat. Tahun lalu sudah dilaksanakan pelatihan content creator bagi 50 peserta, termasuk penyediaan fasilitas podcast sebagai media publikasi pemerintah sekaligus mendorong lahirnya kreator digital di daerah,” ujarnya.
Menurutnya, Aceh Barat juga memiliki potensi besar melalui kekayaan budaya, salah satunya motif khas daerah Sulubayung yang telah diakui sebagai warisan budaya tak benda dan dapat menjadi penggerak ekonomi kreatif.
















