AcehAceh BaratBeritaDaerahHEADLINEPendidikan

Perkuat BLUD, SMKN 3 Meulaboh Hadirkan Pemateri dari Provinsi Aceh

×

Perkuat BLUD, SMKN 3 Meulaboh Hadirkan Pemateri dari Provinsi Aceh

Sebarkan artikel ini
SMKN3 Meulaboh gelar kegiatan blud untuk pengembangan kreativitas kejuruan. {dok.istimewah}

Aceh Barat|Tubinnews.com| SMK Negeri 3 Meulaboh menggelar In House Training (IHT) terkait Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan implementasi pembelajaran Teaching Factory (TEFA) sebagai upaya memperkuat pengelolaan unit produksi sekaligus meningkatkan kompetensi lulusan agar sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di SMKN 3 Meulaboh tersebut dibuka langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Barat. Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat Provinsi Aceh.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Barat, T. Kamarizal, S.Pd., mengatakan kegiatan IHT tersebut lebih difokuskan pada upaya memberdayakan BLUD di SMKN 3 Meulaboh agar tidak hanya sebatas formalitas kelembagaan.

“Lebih fokusnya bagaimana memperdayakan BLUD SMKN 3 Meulaboh. Kita ketahui SMK itu wajib memiliki BLUD sekurang-kurangnya ada unit produksi,” kata T. Kamarizal.

Menurutnya, keberadaan BLUD harus mampu memberikan manfaat nyata bagi sekolah, khususnya dalam mendukung proses pembelajaran dan melahirkan berbagai program maupun ide yang bermuara pada peningkatan kualitas siswa. Kami hadir agar kegiatan ini benar-benar memberikan super manfaat, terutama kepada guru. Dengan adanya kegiatan ini bisa melahirkan suatu program atau ide yang muaranya kepada siswa,” ujarnya.

Ia menargetkan ke depan seluruh SMK di wilayah Aceh Barat dapat menjalankan BLUD secara aktif dan produktif. Program ke depan semuanya SMK di wilayah Aceh Barat BLUDnya aktif. Bukan hanya sekadar memiliki badan layanan umum daerah, tetapi aktif dan bisa berkontribusi kepada sekolah, katanya.

Kamarizal juga menyebut kreativitas siswa SMKN 3 Meulaboh akan terus didukung dan didorong sesuai dengan kompetensi keahlian masing-masing. Kreativitas anak SMK Negeri 3 Meulaboh ini selalu kita dukung dan dorong sesuai dengan jurusan mereka masing-masing, kami dari pemerintah daerah tetap support dan dukung tutupnya.

Baca Juga :  Ketua Komisi I DPRK Simeulue, Rita Diana Angkat Bicara Terkait Pengunduran Diri Massal Aparatur Hukum Desa
WhatsApp-Image-2026-09-17-at-18.47.14-180x130 Perkuat BLUD, SMKN 3 Meulaboh Hadirkan Pemateri dari Provinsi Aceh
T. Kamarisal kepala cabang dinas pendidikan wilayah aceh barat di dampingi plt kepala sekolah smkn3 meulaboh Dastur Syah. {keterangan foto}

Sementara itu, Plt. Kepala SMKN 3 Meulaboh, Dastur Syah, S.P., M.P., mengatakan program yang dijalankan sekolah sejalan dengan program Dinas Pendidikan Aceh, khususnya dalam pengembangan BLUD dan pembelajaran berbasis industri.

Menurutnya, BLUD nantinya tidak hanya berorientasi pada pengelolaan unit produksi, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan memiliki daya saing. Program kami saat ini sama dengan program Dinas Pendidikan Aceh. Nanti kita akan melakukan program BLUD dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing, baik dalam busana, perhotelan maupun kuliner, sesuai dengan tuntutan dunia industri,” jelas Dastur Syah.

Ia mengatakan pembelajaran berbasis industri diharapkan membuat siswa memiliki pengalaman dan keterampilan yang lebih siap digunakan ketika memasuki dunia kerja. Setelah selesai dari sini, anak-anak yang telah mendapatkan ilmu atau wawasan industri sudah siap pakai atau kerja sesuai dengan bidang dan keahliannya masing-masing. Sehingga mereka dapat bersaing dengan tenaga kerja dari luar, ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sekolah menghadirkan tiga narasumber, di antaranya Rahardian dari Badan Layanan Umum Daerah Provinsi Aceh serta Dr. Muhib, konsultan Dinas Pendidikan Aceh yang turut memantau mutu sekolah.

Dastur menjelaskan, peserta IHT terdiri atas guru kejuruan, guru jurusan dan guru umum. Mereka diharapkan mampu membangun kolaborasi antara pembelajaran umum dengan pembelajaran kejuruan dalam mendukung pelaksanaan BLUD dan Teaching Factory.

“Kita harapkan bisa berkolaborasi dengan pembelajaran kejuruan sehingga mereka nanti diharapkan bisa punya modal yang kuat dalam menjalankan BLUD ini,” katanya.

Selain berpedoman pada kurikulum nasional, SMKN 3 Meulaboh juga mulai memperkuat kerja sama dengan dunia industri agar materi pembelajaran semakin relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.

Baca Juga :  UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh Perkuat Pembinaan Seniman Lokal dan Pengembangan Potensi Seni Daerah

Kita tidak hanya terpaku terhadap kurikulum nasional, namun juga berkolaborasi dengan dunia industri sehingga sesuai dengan tuntutan dunia industri,jelasnya.

Untuk bidang kuliner, misalnya, sekolah telah menjalin kerja sama dengan sejumlah restoran. Siswa diberikan kesempatan menjalani praktik langsung di industri, sementara guru juga mendapatkan pengalaman melalui praktik di tempat kerja.

Intinya mereka kita hadirkan ke sekolah, termasuk anak-anak kita berikan ikut praktik ke sana dan guru-guru kita ikut praktikkan ke industri. Kemudian akan mengajar sesuai dengan apa yang mereka alami dan dapatkan selama di industri, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *