Deli Serdang | Tubinnews.com — Keberadaan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Cinta Rakyat menjadi sorotan setelah sejumlah warga mempertanyakan adanya dua lokasi dapur SPPG yang berada di tempat berbeda namun disebut memiliki satu pengelola.
Menurut keterangan warga, salah satu lokasi yang berada di Jalan Diponegoro, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, disebut sudah sekitar tiga bulan tidak terlihat aktivitas operasional. Padahal, lokasi tersebut telah terpampang logo dapur SPPG milik Yayasan Senopati Satrio Wibowo.
Pantauan di lokasi, kondisi dapur tampak tidak menunjukkan adanya kegiatan pelayanan maupun aktivitas pengolahan makanan. Warga juga mempertanyakan kelayakan salah satu rumah yang disebut disulap menjadi dapur, karena dinilai belum memenuhi standar kebersihan untuk kegiatan pemenuhan gizi.
Salah seorang penjaga lokasi membenarkan bahwa tempat tersebut belum beroperasi selama kurang lebih tiga bulan. Meski demikian, disebutkan bahwa biaya sewa rumah tersebut telah dibayarkan.
“Kami mempertanyakan status sebenarnya, apakah dapur ini masih berjalan atau bagaimana kelanjutannya,” ujar Andri jumat 26 Juni 2026
Jurnalis telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola terkait kondisi tersebut, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan keterangan resmi.
Terpisah, Kepala BGN Sumatera Utara Agung Kurniawan saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut belum memberikan penjelasan lebih lanjut. Sebelumnya, lokasi dapur SPPG di Sumut juga sempat menjadi perhatian setelah adanya aksi protes dan dugaan terkait transaksi jual beli titik dapur.
Masyarakat berharap adanya keterbukaan informasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan program pemenuhan gizi. Mereka meminta agar setiap fasilitas SPPG benar-benar berjalan sesuai aturan, mengingat program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini menjadi perhatian publik di Sumatera Utara.
















