Jakarta | TubinNews.com — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan penyegaran di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui mutasi sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Salah satu rotasi yang menjadi perhatian adalah pergantian pimpinan Kepolisian Daerah Aceh (Polda Aceh).
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026, jabatan Kapolda Aceh kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Ruddi Setiawan.
Penunjukan tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kapolri Nomor Kep/924/VI/2026 tanggal 24 Juni 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.
Sebelum dipercaya memimpin Kepolisian Daerah Aceh (Polda Aceh), Brigjen Pol Ruddi Setiawan menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri.
Ia menggantikan Irjen Pol Marzuki Ali Basyah yang dimutasikan menjadi Perwira Tinggi Polda Aceh dalam rangka memasuki masa pensiun.
Mutasi ini merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi di lingkungan Polri.
Selain pergantian Kapolda Aceh, surat telegram yang sama juga memuat rotasi sejumlah pejabat strategis lainnya.
Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru ditunjuk sebagai Kapolda Kepolisian Daerah Papua Barat Daya (Polda Papua Barat Daya) menggantikan Brigjen Pol Gatot Haribowo yang memasuki masa pensiun.
Kemudian Brigjen Pol Iwan Saktiadi diangkat sebagai Wakapolda Kepolisian Daerah Banten (Polda Banten) menggantikan Brigjen Pol Hendra Wirawan yang kini dipercaya sebagai Karobinkar SSDM Polri.
Selanjutnya Brigjen Pol Arif Budiman ditunjuk sebagai Wakapolda Kepolisian Daerah Maluku (Polda Maluku) menggantikan Brigjen Pol Imam Thobroni yang mendapat jabatan baru sebagai Auditor Kepolisian Utama Tk I Itwasum Polri.
Sementara itu, Kombes Pol Fernando Sanches Napitupulu diangkat sebagai Wakapolda Kepolisian Daerah Papua Barat Daya (Polda Papua Barat Daya) menggantikan Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa yang kini bertugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk II Sespim Lemdiklat Polri.
Mutasi tersebut menjadi bagian dari strategi organisasi Polri dalam memperkuat struktur kepemimpinan serta menjaga dinamika pembinaan karier personel di berbagai wilayah Indonesia.















