Deli Serdang | Tubinnews.com — Pekerjaan infrastruktur saluran air di Dusun I, Desa Cinta Dame, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menjadi sorotan masyarakat. Proyek yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 1.000 meter itu disebut berkaitan dengan kegiatan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pekerjaan saluran air masih berlangsung. Namun, warga mempertanyakan tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Padahal, papan proyek dinilai penting untuk memberikan informasi kepada publik terkait nama kegiatan, sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana, hingga jangka waktu pengerjaan.
Seorang pekerja yang ditemui di lokasi mengaku hanya menjalankan pekerjaan sesuai arahan pihak pelaksana.
“Kami cuma pekerja, bang. Dari Binjai, pemborongnya Bang Adi,” ujar salah seorang pekerja kepada wartawan.
Menanggapi hal itu, redaksi Tubinnews.com telah meminta klarifikasi kepada pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II terkait status pekerjaan tersebut, termasuk memastikan apakah pelaksanaan proyek telah sesuai spesifikasi teknis yang dibutuhkan masyarakat, khususnya petani.
Sejumlah warga mengaku khawatir terhadap kualitas pekerjaan. Salah seorang warga Percut Sei Tuan, Andri, mengatakan proyek tersebut seharusnya mendapat pengawasan serius karena menyangkut kepentingan petani dan pengelolaan sumber daya air.
“Program seperti ini seharusnya melibatkan masyarakat petani sekitar karena mereka yang memahami kebutuhan di lapangan. Kami berharap pekerjaan benar-benar sesuai dengan perencanaan dan tidak merugikan masyarakat,” kata Andri.
Ia juga meminta pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, untuk ikut melakukan pengawasan terhadap penggunaan material, kedalaman saluran, dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Menurut warga, pengawasan diperlukan agar proyek pemerintah tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang, terutama bagi sektor pertanian yang sangat bergantung pada kelancaran sistem irigasi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II belum memberikan keterangan resmi terkait pekerjaan tersebut.
Masyarakat berharap transparansi dalam pelaksanaan proyek pemerintah dapat terus dijaga agar pembangunan berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan menghasilkan manfaat maksimal bagi masyarakat.

















