Rabu, 15 Juli 2026
No Result
View All Result
TubinNews
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home FEATURE

Lumpur, Air Mata, dan Pengabdian Terakhir Kepala SDN 1 Tualang Cut

Redaksi by Redaksi
4 Januari 2026
Lumpur, Air Mata, dan Pengabdian Terakhir Kepala SDN 1 Tualang Cut
Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Aceh Tamiang | TubinNews.com — Lumpur banjir yang menutupi ruang-ruang kelas SD Negeri 1 Tualang Cut, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, bukan sekadar sisa bencana alam. Ia menjadi saksi bisu perjuangan para guru yang bertahan di tengah kelelahan, kesedihan, dan kehilangan, demi satu harapan sederhana: agar anak-anak bisa kembali bersekolah pada 5 Januari 2026.

Di balik lantai yang masih lembap dan dinding berlumur lumpur, Wakil Kepala Sekolah SDN 1 Tualang Cut, Ervita Handayani, bersama para guru dan staf, bekerja tanpa banyak kata. Dengan peralatan seadanya, mereka membersihkan satu per satu ruangan. Tangan-tangan kotor oleh lumpur, namun hati mereka dipenuhi tekad untuk memulihkan sekolah tercinta.

BeritaTerkait

690469089708d1761896712-120x86 Lumpur, Air Mata, dan Pengabdian Terakhir Kepala SDN 1 Tualang Cut

Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat

28 Juni 2026
1596533644048201-0-120x86 Lumpur, Air Mata, dan Pengabdian Terakhir Kepala SDN 1 Tualang Cut

Eksotis dan Belum Banyak Diketahui, Pesona Air Terjun Pungki di Tengah Alam Liar

26 Juni 2026
result_68ca2d159ca1d1758080277-120x86 Lumpur, Air Mata, dan Pengabdian Terakhir Kepala SDN 1 Tualang Cut

Dari Motif Sulu Bayung hingga Kasab, Ini Kekayaan Budaya Aceh Barat

26 Juni 2026

Kesedihan kian terasa karena perjuangan itu sejatinya adalah perjuangan bersama Kepala Sekolah SDN 1 Tualang Cut. Sosok yang sejak awal menyimpan harapan besar agar sekolahnya kembali pulih, namun takdir berkata lain. Dalam kondisi sakit, beliau tetap menaruh perhatian penuh dan menyambut kabar bantuan dengan senyum serta rasa syukur.

“Waktu itu saya sampaikan bahwa Polres Langsa dan Polsek Tualang Cut akan membantu,” kenang Ervita dengan suara lirih. “Beliau sangat senang, walaupun saat itu sedang sakit.”

Bantuan Polri menjadi titik terang di tengah keputusasaan. Personel Polres Langsa, Polsek Tualang Cut, serta satu pleton Brimob datang membantu. Mereka mengangkat lumpur dari ruang kelas, perpustakaan, hingga akses masuk sekolah. Meja, kursi, dan buku-buku yang basah diangkut ke halaman sekolah. Semua dilakukan dengan penuh kepedulian, seolah sekolah itu adalah milik mereka sendiri.

Baca Juga :  JMSI Aceh Salurkan Donasi Tahap II untuk Anak Penyintas Bencana di Bireuen

Di tengah hiruk-pikuk pembersihan, sebuah pemandangan yang menggetarkan hati terjadi. Kepala sekolah, meski kondisi kesehatannya menurun, memaksakan diri hadir. Dengan langkah pelan dan tubuh yang lemah, beliau ikut membersihkan lumpur bersama para guru dan personel Polri. Tak banyak kata terucap, namun keteladanan dan cintanya pada dunia pendidikan terpancar dari setiap gerakan.

Itulah hari-hari terakhir pengabdian beliau.

Tak lama berselang, sebelum sekolah sepenuhnya pulih, Kepala SDN 1 Tualang Cut berpulang ke rahmatullah. Ia pergi tanpa sempat menyaksikan sekolahnya kembali bersih dan siap menyambut tawa anak-anak didiknya. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar sekolah.

Meski diliputi kesedihan, perjuangan tak boleh berhenti. Berkat bantuan Polri dan kegigihan para guru, seluruh ruangan sekolah akhirnya berhasil dibersihkan. Meski belum dilengkapi meubelair, semangat untuk kembali membuka sekolah tetap menyala.

“Alhamdulillah, ruangan sudah bersih semua,” ujar Ervita dengan mata berkaca-kaca. “Walaupun nanti anak-anak mungkin harus lesehan, insyaallah kami siap.”

Ia menegaskan, pada hari-hari awal masuk sekolah, fokus utama bukanlah pelajaran akademik, melainkan pemulihan mental dan trauma anak-anak pascabanjir.

“Mengajak mereka bermain, tertawa, menghilangkan trauma. Walaupun hanya dua atau tiga jam, itu sudah cukup berarti,” tuturnya pelan.

Puncak emosi tak terbendung ketika Ervita menyampaikan rasa terima kasih. Suaranya bergetar, air mata jatuh satu per satu.

“Maaf… Kepala sekolah kami tidak sempat mengucapkan terima kasih secara langsung,” ucapnya lirih.

“Saya mewakili beliau yang telah meninggal dunia dan seluruh guru SDN 1 Tualang Cut mengucapkan terima kasih kepada Mabes Polri dan seluruh jajaran Polri yang telah membantu kami.”

Tangis pun pecah.

“Terima kasih karena telah menolong kami di saat paling sulit. Terima kasih karena sudah peduli pada sekolah kami dan anak-anak kami. Teruslah berbuat baik untuk masyarakat,” ucapa Ervita.

Baca Juga :  Pemkab Pidie Jaya Terima Bantuan Ribuan Tabung LPG Melalui Program Pertamina Peduli

Perjuangan SDN 1 Tualang Cut bukan sekadar tentang membersihkan lumpur. Ini adalah kisah tentang cinta pada pendidikan, tentang pengabdian yang tak sempat selesai, dan tentang harapan yang tetap hidup meski air mata terus mengalir. Sebuah perjuangan yang kini dilanjutkan dengan doa, kenangan, dan semangat dari sosok kepala sekolah yang telah berpulang, demi masa depan anak-anak yang menanti di balik pintu sekolah.

Tags: Aceh TamiangBanjir AcehPendidikanSDN 1 Tualang Cut

Berita Lainnya

Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat
FEATURE

Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat

28 Juni 2026
Eksotis dan Belum Banyak Diketahui, Pesona Air Terjun Pungki di Tengah Alam Liar
FEATURE

Eksotis dan Belum Banyak Diketahui, Pesona Air Terjun Pungki di Tengah Alam Liar

26 Juni 2026
Dari Motif Sulu Bayung hingga Kasab, Ini Kekayaan Budaya Aceh Barat
Aceh

Dari Motif Sulu Bayung hingga Kasab, Ini Kekayaan Budaya Aceh Barat

26 Juni 2026
Kopi Khop Meulaboh, Sensasi Minum Kopi Terbalik dengan Filosofi Teuku Umar
Aceh

Kopi Khop Meulaboh, Sensasi Minum Kopi Terbalik dengan Filosofi Teuku Umar

25 Juni 2026
Di Halaman Gedung Juang, Sejarah Kemerdekaan Aceh Pernah Dipertaruhkan
Aceh

Di Halaman Gedung Juang, Sejarah Kemerdekaan Aceh Pernah Dipertaruhkan

5 Juni 2026
Camping di Pentago Garden, Menikmati Malam Dingin di Jantung Dataran Tinggi Gayo
Aceh

Camping di Pentago Garden, Menikmati Malam Dingin di Jantung Dataran Tinggi Gayo

2 Juni 2026
  • Trending
BPK Temukan Sejumlah Persoalan Pengelolaan Pariwisata di Simeulue

BPK Temukan Sejumlah Persoalan Pengelolaan Pariwisata di Simeulue

12 Juli 2026
Gugatan PT SCY Berindikasi Kriminalisasi Terhadap Tiga Orang Terlapor, Aliansi Bara Desak Komisi III DPR RI Turun Tangan

Gugatan PT SCY Berindikasi Kriminalisasi Terhadap Tiga Orang Terlapor, Aliansi Bara Desak Komisi III DPR RI Turun Tangan

12 Juli 2026
Usai Aksi di Polda Aceh, Koordinator Demo Sebut Sejumlah Laporan Warga Aceh Barat Mulai Ditindaklanjuti

Usai Aksi di Polda Aceh, Koordinator Demo Sebut Sejumlah Laporan Warga Aceh Barat Mulai Ditindaklanjuti

9 Juli 2026
Bupati Simeulue Lepas Kontingen O2SN 2026 ke Ajang Tingkat Provinsi

Bupati Simeulue Lepas Kontingen O2SN 2026 ke Ajang Tingkat Provinsi

9 Juli 2026

Berita Terkini

Diduga Tewas Usai Diamankan, Keluarga Minta Kasus Daniel Situmeang Alias Burnok Diusut Tuntas Diduga Melibatkan Oknum BKO PTPN II

Diduga Tewas Usai Diamankan, Keluarga Minta Kasus Daniel Situmeang Alias Burnok Diusut Tuntas Diduga Melibatkan Oknum BKO PTPN II

14 Juli 2026
Bangunan Liar di Desa Regemuk Dirobohkan, Begini Kata Junirwan Kurnia SH

Bangunan Liar di Desa Regemuk Dirobohkan, Begini Kata Junirwan Kurnia SH

14 Juli 2026
Ruang Kelas SDN 1 Jabi-Jabi Memprihatinkan, Aktivis Mahasiswa Desak Pemkot Subulussalam Segera Bertindak

Ruang Kelas SDN 1 Jabi-Jabi Memprihatinkan, Aktivis Mahasiswa Desak Pemkot Subulussalam Segera Bertindak

14 Juli 2026
Bupati Aceh Barat Sidak Kantor Satpol PP

Bupati Aceh Barat Sidak Kantor Satpol PP

13 Juli 2026
TubinNews

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2023-2026 - Tubinnews.com

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini