Rabu, 12 Agustus 2026
No Result
View All Result
TubinNews
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home FEATURE

Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat

Redaksi by Redaksi
28 Juni 2026
Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat

Kompleks Makam Pahlawan Nasional Teuku Umar di Gampong Mugo Rayeuk, Panton Reu, Aceh Barat. Makam ini menjadi simbol perjuangan dan destinasi ziarah sejarah di Aceh. [Foto: Dok. Disbudpar]

Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Aceh Barat | TubinNews.com — Jalan berkelok membelah perbukitan membawa pengunjung semakin jauh dari hiruk-pikuk Kota Meulaboh. Di sepanjang perjalanan, hamparan pepohonan hijau dan udara pegunungan seolah mengiringi langkah menuju sebuah tempat yang menyimpan kisah besar tentang perjuangan bangsa.

Di sanalah, di Gampong Mugo Rayeuk, Kecamatan Panton Reu, Teuku Umar Johan Pahlawan beristirahat untuk selamanya.

BeritaTerkait

WhatsApp-Image-2026-08-03-at-23.49.34-120x86 Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat

Sebambu Lokan Sungai Krueng Tujoh Sejuta Harapan

3 Agustus 2026
Gemini_Generated_Image_sihnphsihnphsih-120x86 Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat

Saat Sahabat Menjadi ‘Skenario’ Bahagia

30 Juli 2026
1596533644048201-0-120x86 Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat

Eksotis dan Belum Banyak Diketahui, Pesona Air Terjun Pungki di Tengah Alam Liar

26 Juni 2026

Kompleks makam itu bukan sekadar tempat pemakaman seorang tokoh. Bagi masyarakat Aceh Barat, lokasi tersebut merupakan ruang untuk mengenang keberanian, kecerdikan, dan pengorbanan seorang pejuang yang namanya tercatat sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia.

Perjalanan menuju makam membutuhkan waktu sekitar satu jam atau sekitar 38 hingga 45 kilometer dari pusat Kota Meulaboh. Meski berada di kawasan perbukitan, akses menuju lokasi kini jauh lebih mudah berkat infrastruktur yang terus diperbaiki.

Sesampainya di pintu masuk, pengunjung akan disambut sebuah gapura berbentuk Kupiah Meukeutop, penutup kepala khas Aceh yang identik dengan sosok Teuku Umar. Bentuk gapura itu seolah menjadi penanda bahwa setiap orang yang melangkah ke dalam kawasan makam sedang memasuki ruang yang penuh nilai sejarah.

Pahlawan yang Mengubah Strategi Perang

Nama Teuku Umar tidak dapat dipisahkan dari kisah panjang Perang Aceh.

Saat perang melawan Belanda pecah pada 1873, Teuku Umar yang masih berusia sekitar 19 tahun telah bergabung bersama para pejuang Aceh mempertahankan tanah kelahirannya.

Namun, yang membuat namanya dikenang hingga kini bukan hanya keberaniannya di medan perang, melainkan kecerdasannya menyusun strategi.

Baca Juga :  Pemda Aceh Barat Lanjutkan Pengaspalan Jalan Marek–Pasi Jambu sebagai Jalur Mitigasi Bencana

Pada akhir abad ke-19, Teuku Umar memilih menjalankan siasat yang tidak lazim. Ia berpura-pura bekerja sama dengan pemerintah kolonial Belanda untuk memperoleh kepercayaan mereka.

Di balik keputusan tersebut tersimpan rencana besar.

Selama berada di pihak Belanda, Teuku Umar berhasil menghimpun persenjataan, logistik, dan berbagai informasi penting mengenai kekuatan lawan. Setelah semua persiapan dianggap cukup, ia kembali bergabung dengan rakyat Aceh dan menggunakan seluruh perlengkapan itu untuk melanjutkan perlawanan.

Strategi tersebut membuat pemerintah kolonial merasa dipermalukan.

Sejak saat itu, Teuku Umar menjadi buronan utama tentara Belanda.

Gugur, tetapi Tak Pernah Padam

Perlawanan panjang itu mencapai puncaknya pada 11 Februari 1899.

Dalam sebuah pertempuran di wilayah Suak Ujong Kalak—kini masuk Kecamatan Johan Pahlawan—Teuku Umar gugur setelah terkena tembakan pasukan Belanda.

Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi rakyat Aceh.

Namun, para pengikutnya mengambil langkah yang cerdik.

Demi menghindari kemungkinan jasad sang panglima dirampas atau dijadikan alat propaganda oleh Belanda, jenazah Teuku Umar dibawa secara diam-diam ke pedalaman Gampong Mugo Rayeuk untuk dimakamkan secara rahasia.

Keputusan tersebut berhasil mengecoh pasukan kolonial sekaligus menjaga kehormatan pemimpin mereka.

Puluhan tahun kemudian, makam itu menjadi salah satu situs sejarah paling penting di Aceh Barat.

makam-teuku-umar Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat
Kompleks Makam Pahlawan Nasional Teuku Umar di Panton Reu, Aceh Barat. Kawasan asri ini menjadi destinasi sejarah untuk mengenang perjuangan pahlawan Aceh. [Foto: Dok. Ist]

Wisata Sejarah yang Sarat Makna

Kini, kompleks Makam Teuku Umar telah ditata menjadi kawasan wisata sejarah yang nyaman bagi peziarah dan wisatawan.

Selain area makam yang tertata rapi, tersedia berbagai fasilitas pendukung seperti musala, toilet, ruang pertemuan, dapur umum, hingga lapangan upacara yang kerap digunakan dalam peringatan hari-hari bersejarah.

Suasana di kawasan makam terasa tenang.

Di bawah rindangnya pepohonan, para pengunjung biasanya meluangkan waktu untuk berdoa, membaca sejarah perjuangan Teuku Umar, atau sekadar menikmati udara pegunungan yang sejuk.

Baca Juga :  Menjelajah Pantai Alaik Sektare di Simeulue, Nikmati Pesisir Sambil Kulineran

Banyak pelajar dan mahasiswa juga datang untuk belajar langsung mengenai sejarah perjuangan Aceh di lokasi yang menjadi bagian penting perjalanan bangsa Indonesia.

Inong Aceh Barat, Puja Rahma Kusumaningrum, mengatakan Makam Teuku Umar bukan hanya destinasi wisata sejarah, tetapi juga ruang belajar yang memperkuat kecintaan generasi muda terhadap sejarah bangsa.

“Makam Teuku Umar menjadi pengingat bahwa perjuangan para pahlawan lahir dari keberanian, kecerdasan, dan pengorbanan. Berkunjung ke sini bukan hanya untuk berziarah, tetapi juga memahami nilai-nilai perjuangan yang masih relevan hingga sekarang,” ujarnya.

Menurut Puja, keberadaan situs sejarah tersebut menjadi salah satu aset penting pariwisata Aceh Barat karena mampu menggabungkan nilai edukasi, budaya, dan sejarah dalam satu destinasi.

Menjaga Warisan Sang Pahlawan

Pengakuan negara terhadap jasa Teuku Umar diwujudkan melalui penetapannya sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 087/TK/1973 tanggal 6 November 1973.

Namun bagi masyarakat Aceh Barat, penghormatan terhadap Teuku Umar tidak berhenti pada sebuah gelar.

Semangat perjuangannya terus hidup melalui cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi, melalui napak tilas, peringatan hari bersejarah, hingga kunjungan ke makam yang menjadi saksi bisu perjalanan seorang pejuang.

Di tengah sunyinya kawasan perbukitan Panton Reu, makam itu seolah mengingatkan setiap pengunjung bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari keberanian banyak tokoh yang rela mengorbankan hidupnya.

Dan di antara nama-nama besar itu, Teuku Umar tetap dikenang sebagai panglima yang memilih bertempur hingga titik darah penghabisan demi tanah kelahirannya. (***)

Tags: Aceh BaratMakam Teuku UmarTeuku UmarWisata Sejarah Aceh

Berita Lainnya

Sebambu Lokan Sungai Krueng Tujoh Sejuta Harapan
FEATURE

Sebambu Lokan Sungai Krueng Tujoh Sejuta Harapan

3 Agustus 2026
Saat Sahabat Menjadi ‘Skenario’ Bahagia
FEATURE

Saat Sahabat Menjadi ‘Skenario’ Bahagia

30 Juli 2026
Eksotis dan Belum Banyak Diketahui, Pesona Air Terjun Pungki di Tengah Alam Liar
FEATURE

Eksotis dan Belum Banyak Diketahui, Pesona Air Terjun Pungki di Tengah Alam Liar

26 Juni 2026
Dari Motif Sulu Bayung hingga Kasab, Ini Kekayaan Budaya Aceh Barat
Aceh

Dari Motif Sulu Bayung hingga Kasab, Ini Kekayaan Budaya Aceh Barat

26 Juni 2026
Kopi Khop Meulaboh, Sensasi Minum Kopi Terbalik dengan Filosofi Teuku Umar
Aceh

Kopi Khop Meulaboh, Sensasi Minum Kopi Terbalik dengan Filosofi Teuku Umar

25 Juni 2026
Di Halaman Gedung Juang, Sejarah Kemerdekaan Aceh Pernah Dipertaruhkan
Aceh

Di Halaman Gedung Juang, Sejarah Kemerdekaan Aceh Pernah Dipertaruhkan

5 Juni 2026
  • Trending
Fadli Kaukibi Tunjukkan Dokumen di RDP DPRD Deli Serdang, Soroti Sengketa Lahan Warga dengan PTPN I

Fadli Kaukibi Tunjukkan Dokumen di RDP DPRD Deli Serdang, Soroti Sengketa Lahan Warga dengan PTPN I

6 Agustus 2026
Krueng Tujoh Masuk Zona Tambang Barat Selamatkan Sungai dari Ancaman Kehancuran

Krueng Tujoh Masuk Zona Tambang Barat Selamatkan Sungai dari Ancaman Kehancuran

10 Agustus 2026
Ancam Keselamatan, Jalan Berlubang Hiasi Kabupaten Aceh Barat

Ancam Keselamatan, Jalan Berlubang Hiasi Kabupaten Aceh Barat

8 Agustus 2026
57 Tim Perebutkan Piala Danrem 012/Teuku Umar di Aceh Barat

57 Tim Perebutkan Piala Danrem 012/Teuku Umar di Aceh Barat

10 Agustus 2026

Berita Terkini

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh

11 Agustus 2026
Orangtua Keluhkan Pencurian di Asrama Taruna PBD Medan

Orangtua Keluhkan Pencurian di Asrama Taruna PBD Medan

11 Agustus 2026
Kadis Dukcapil Deli Serdang Diam di Konfirmasi Vidio Viral Pelayanan di Belakang Kantor

Kadis Dukcapil Deli Serdang Diam di Konfirmasi Vidio Viral Pelayanan di Belakang Kantor

11 Agustus 2026
Kapolda Aceh Tegaskan akan Kejar dan Miskinkan Bandar Narkotika

Kapolda Aceh Tegaskan akan Kejar dan Miskinkan Bandar Narkotika

11 Agustus 2026
TubinNews

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2023-2026 - Tubinnews.com

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini