Kamis, 13 Agustus 2026
No Result
View All Result
TubinNews
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Aceh

Kopi Khop Meulaboh, Sensasi Minum Kopi Terbalik dengan Filosofi Teuku Umar

Redaksi by Redaksi
25 Juni 2026
Kopi Khop Meulaboh, Sensasi Minum Kopi Terbalik dengan Filosofi Teuku Umar

Penyajian Kopi Khop khas Meulaboh, Aceh Barat. Dua Gelas kopi ditelungkupkan di atas piring dan diminum menggunakan sedotan. [Foto: Dok. Ist]

Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Aceh Barat | TubinNews.com — Bagi sebagian orang, menikmati kopi berarti menyeruputnya selagi panas. Namun di Meulaboh, Aceh Barat, secangkir kopi justru baru benar-benar dinikmati ketika gelasnya masih dalam posisi terbalik.

Sekilas terlihat aneh. Gelas berisi kopi ditelungkupkan di atas sebuah piring kecil, sementara sebuah sedotan terselip di bibir gelas. Tak sedikit wisatawan yang terdiam beberapa saat, bertanya-tanya bagaimana cara meminumnya tanpa menumpahkan isinya.

BeritaTerkait

WhatsApp-Image-2026-08-12-at-22.25.50-120x86 Kopi Khop Meulaboh, Sensasi Minum Kopi Terbalik dengan Filosofi Teuku Umar

Pemerintah Aceh Raih Apresiasi Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan

12 Agustus 2026
WhatsApp-Image-2026-08-12-at-18.42.36-120x86 Kopi Khop Meulaboh, Sensasi Minum Kopi Terbalik dengan Filosofi Teuku Umar

Capaian Penurunan Emisi Diakui, Gubernur Mualem Perkuat Tata Kelola Hutan Aceh

12 Agustus 2026
WhatsApp-Image-2026-08-12-at-11.58.37-120x86 Kopi Khop Meulaboh, Sensasi Minum Kopi Terbalik dengan Filosofi Teuku Umar

Pemerintah Aceh Gelar Rakor Budaya, Ajak Masyarakat Tingkatkan Penggunaan Bahasa dan Aksara Aceh

12 Agustus 2026

Inilah Kopi Khop, tradisi minum kopi khas Meulaboh yang bukan hanya unik dari cara penyajiannya, tetapi juga sarat makna sejarah dan budaya masyarakat pesisir Aceh Barat.

Di daerah yang dikenal sebagai tanah kelahiran Pahlawan Nasional Teuku Umar itu, kopi bukan sekadar minuman. Ia telah menjadi bagian dari identitas masyarakat yang diwariskan lintas generasi.

Secangkir Kopi yang Menantang Rasa Penasaran

Berbeda dengan kopi tubruk pada umumnya, Kopi Khop disajikan dalam keadaan terbalik. Gelas yang telah berisi kopi robusta panas langsung dibalik di atas piring, sehingga cairan tidak tumpah karena tekanan udara di dalam gelas.

Sebuah sedotan kemudian disisipkan di antara bibir gelas dan piring sebagai jalan keluar bagi kopi saat diseruput.

Bagi wisatawan yang baru pertama kali mencobanya, pengalaman ini sering kali menjadi tantangan tersendiri.

Sedikit saja keliru mengangkat gelas, ampas kopi bisa langsung keluar dan memenuhi piring. Karena itulah, menikmati Kopi Khop membutuhkan kesabaran dan teknik yang sudah dipahami masyarakat setempat.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Tegaskan akan Kejar dan Miskinkan Bandar Narkotika

Keunikan lainnya terletak pada ampas kopi yang sengaja dibiarkan tetap berada di dalam gelas. Tidak disaring, tidak dibuang.

Cara penyajian tersebut dipercaya mampu mempertahankan karakter rasa robusta yang pekat dan aroma kopi yang lebih kuat hingga tegukan terakhir.

Dari Minuman Pelaut Menjadi Ikon Wisata Kuliner

Meski telah menjadi ikon kuliner Meulaboh, tidak semua warung kopi menyajikan Kopi Khop.

Minuman ini lebih mudah ditemukan di deretan kafe dan warung kopi yang berada di sepanjang pesisir pantai Aceh Barat.

Lokasinya yang menghadap laut membuat pengalaman menikmati Kopi Khop terasa semakin istimewa. Pengunjung dapat menyeruput kopi sambil ditemani semilir angin pantai dan panorama matahari yang perlahan tenggelam di ufuk barat.

Menurut Inong Aceh Barat, Puja Rahma Kusumaningrum, Kopi Khop sejak dahulu identik dengan kehidupan masyarakat pesisir.

“Kopi Khop dikenal sebagai minuman para pelaut. Karena itu, sampai sekarang lebih banyak disajikan di warung-warung kopi yang berada di kawasan pantai. Tradisi ini menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Meulaboh,” ujarnya.

result_66 Kopi Khop Meulaboh, Sensasi Minum Kopi Terbalik dengan Filosofi Teuku Umar
Secangkir Kopi Khop disajikan di atas piring dengan posisi gelas ditelungkupkan dan sedotan biru terselip di bibir gelas. Latar belakang sungai dan pepohonan menambah suasana khas menikmati kopi di warung pinggir air di Meulaboh. [Foto: Dok. Ist]

Filosofi di Balik Gelas yang Terbalik

Keunikan Kopi Khop ternyata bukan hanya soal cara penyajiannya.

Bagi masyarakat Meulaboh, gelas yang ditelungkupkan memiliki filosofi yang kuat. Bentuknya dipercaya menyerupai Kupiah Meukeutop, penutup kepala khas Aceh yang dikenakan oleh Teuku Umar, pahlawan nasional asal Meulaboh yang dikenal karena strategi perjuangannya melawan kolonial Belanda.

Tradisi minum kopi pun diyakini memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perjuangan masyarakat Aceh Barat.

Salah satu kalimat yang hingga kini masih sering terpampang di sejumlah warung kopi berbunyi:

“Beungoh singoh geutanyoe jep kupi di keudee Meulaboh atawa ulon akan syahid.”

Kalimat tersebut berarti, “Besok pagi kita akan minum kopi di Meulaboh atau aku akan mati syahid.”

Ungkapan yang diyakini berasal dari Teuku Umar itu bukan sekadar semboyan. Ia menjadi simbol keberanian sekaligus kebanggaan masyarakat Meulaboh.

Baca Juga :  Gubernur dan Wagub Ikuti Zikir Peringatan 20 Tahun Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman

Bagi mereka, menikmati kopi berarti ikut menjaga tradisi yang diwariskan para endatu atau leluhur.

Menikmati Senja Bersama Secangkir Kopi

Selain menyuguhkan pengalaman minum kopi yang berbeda, warung-warung Kopi Khop juga menawarkan suasana yang sulit ditemukan di tempat lain.

Sebagian besar kafe di kawasan pesisir mulai beroperasi sekitar pukul 10.00 WIB hingga menjelang Magrib.

Menjelang sore, suasana semakin ramai. Banyak pengunjung memilih bertahan berjam-jam, bukan hanya untuk menikmati secangkir kopi, tetapi juga menyaksikan matahari perlahan tenggelam di balik Samudra Hindia.

Menariknya lagi, pengalaman budaya ini dapat dinikmati dengan harga yang sangat terjangkau.

Segelas Kopi Khop panas dijual sekitar Rp5.000. Jika ditambah susu, harganya berkisar Rp8.000, sedangkan Kopi Khop susu dingin dibanderol sekitar Rp10.000 per gelas.

Harga yang sederhana untuk sebuah pengalaman yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memperkenalkan sejarah, filosofi, dan budaya masyarakat Aceh Barat.

Di Meulaboh, secangkir kopi tidak pernah sekadar menjadi pelepas kantuk.

Ia adalah cerita tentang laut, tentang para pelaut, tentang Teuku Umar, dan tentang sebuah tradisi yang tetap bertahan meski zaman terus berubah. (***)

Tags: AcehKopi Khop Aceh BaratWisata budaya

Berita Lainnya

Sekda Aceh terima penghargaan akses layanan pendidikan di Batam 2026
Aceh

Pemerintah Aceh Raih Apresiasi Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan

12 Agustus 2026
Penandatanganan dana REDD+ GCF Output 2 untuk 10 provinsi termasuk Aceh di Jakarta
Aceh

Capaian Penurunan Emisi Diakui, Gubernur Mualem Perkuat Tata Kelola Hutan Aceh

12 Agustus 2026
Rakor kebudayaan Aceh sosialisasi Instruksi Gubernur 5 2023 Bahasa Aksara Sastra Aceh
Aceh

Pemerintah Aceh Gelar Rakor Budaya, Ajak Masyarakat Tingkatkan Penggunaan Bahasa dan Aksara Aceh

12 Agustus 2026
Forum Satu Data Aceh 2026 di Banda Aceh dorong data akurat dan terpadu
Aceh

Gubernur Dorong Satu Data Aceh Lebih Akurat dan Terintegrasi

12 Agustus 2026
Kapolda Aceh Tegaskan akan Kejar dan Miskinkan Bandar Narkotika
Aceh

Kapolda Aceh Tegaskan akan Kejar dan Miskinkan Bandar Narkotika

11 Agustus 2026
Sekda Aceh: Dana Dari Kementan Rp2,5 Triliun untuk Pemulihan Bencana, Pemprov Kelola Rp9,7 Miliar
Aceh

Sekda Aceh: Dana Dari Kementan Rp2,5 Triliun untuk Pemulihan Bencana, Pemprov Kelola Rp9,7 Miliar

7 Agustus 2026
  • Trending
Krueng Tujoh Masuk Zona Tambang Barat Selamatkan Sungai dari Ancaman Kehancuran

Krueng Tujoh Masuk Zona Tambang Barat Selamatkan Sungai dari Ancaman Kehancuran

10 Agustus 2026
Ancam Keselamatan, Jalan Berlubang Hiasi Kabupaten Aceh Barat

Ancam Keselamatan, Jalan Berlubang Hiasi Kabupaten Aceh Barat

8 Agustus 2026
57 Tim Perebutkan Piala Danrem 012/Teuku Umar di Aceh Barat

57 Tim Perebutkan Piala Danrem 012/Teuku Umar di Aceh Barat

10 Agustus 2026
Fadli Kaukibi Tunjukkan Dokumen di RDP DPRD Deli Serdang, Soroti Sengketa Lahan Warga dengan PTPN I

Fadli Kaukibi Tunjukkan Dokumen di RDP DPRD Deli Serdang, Soroti Sengketa Lahan Warga dengan PTPN I

6 Agustus 2026

Berita Terkini

Sekda Aceh terima penghargaan akses layanan pendidikan di Batam 2026

Pemerintah Aceh Raih Apresiasi Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan

12 Agustus 2026
Penandatanganan dana REDD+ GCF Output 2 untuk 10 provinsi termasuk Aceh di Jakarta

Capaian Penurunan Emisi Diakui, Gubernur Mualem Perkuat Tata Kelola Hutan Aceh

12 Agustus 2026
Rakor kebudayaan Aceh sosialisasi Instruksi Gubernur 5 2023 Bahasa Aksara Sastra Aceh

Pemerintah Aceh Gelar Rakor Budaya, Ajak Masyarakat Tingkatkan Penggunaan Bahasa dan Aksara Aceh

12 Agustus 2026
Forum Satu Data Aceh 2026 di Banda Aceh dorong data akurat dan terpadu

Gubernur Dorong Satu Data Aceh Lebih Akurat dan Terintegrasi

12 Agustus 2026
TubinNews

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2023-2026 - Tubinnews.com

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini