Banda Aceh | TubinNews.com – Yayasan Nasabe Pangan Bergizi meminta pemerintah tetap mempertahankan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pusat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), meski muncul wacana perubahan skema dengan melibatkan kantin sekolah.
Perwakilan Yayasan Nasabe Pangan Bergizi, Rangga, menilai perubahan skema tersebut perlu dipertimbangkan secara matang karena MBG merupakan program pemenuhan gizi yang menyasar jutaan penerima manfaat, termasuk anak sekolah.
“Menurut kami, MBG ini bukan hanya soal makanan sampai ke sekolah, tetapi bagaimana makanan itu dipersiapkan, kualitas gizinya dijaga dan prosesnya bisa dipertanggungjawabkan. Karena itu, kami melihat dapur SPPG masih menjadi pilihan yang paling tepat untuk menjalankan program ini,” kata Rangga, Jumat (11/9/2026)
Ia mengatakan, keberadaan SPPG membuat pelaksanaan MBG memiliki alur kerja yang lebih jelas. Proses penyediaan makanan dapat direncanakan berdasarkan jumlah penerima manfaat dan kebutuhan gizi yang telah ditentukan.
“Kalau ada kekurangan dalam pelaksanaan SPPG, menurut kami yang perlu dilakukan adalah evaluasi dan perbaikan,” ujarnya.
Rangga menilai penguatan SPPG justru penting dilakukan seiring dengan semakin luasnya cakupan program MBG. Menurutnya, penguatan tersebut dapat mencakup pengawasan, kualitas pelayanan hingga evaluasi terhadap pelaksanaan di lapangan.
“Yang harus kita jaga adalah tujuan utama MBG, yaitu pemenuhan gizi penerima manfaat. Jadi sistem yang sudah dibangun melalui SPPG sebaiknya diperkuat,” katanya.
Ia menambahkan, sekolah tetap memiliki posisi penting dalam pelaksanaan MBG, terutama dalam memastikan makanan diterima dan dikonsumsi oleh penerima manfaat. Namun, pengelolaan penyediaan makanan dinilai tetap lebih tepat dilakukan melalui SPPG.
“Kami berharap pemerintah tetap mempertahankan SPPG sebagai dapur pelaksana MBG. Kalau ada yang perlu dibenahi, mari diperbaiki dan diperkuat, sehingga program ini semakin baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan anak-anak penerima manfaat,” kata Rangga.






