Medan | TubinNews.com — Aksi sekelompok pria yang diduga debt collector menarik paksa sepeda motor pengemudi ojek online (ojol) berujung diamuk warga di kawasan Jalan K.H. Wahid Hasyim, Medan, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026) sore.
Peristiwa tersebut bermula ketika enam orang yang menggunakan empat sepeda motor memberhentikan seorang pengemudi ojol yang mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox.
“Keretaku dibawa mereka, Bang. Entah ke mana. Aku tanya enggak dijawab. Ada enam orang, empat sepeda motor,” ungkap Ojol tersebut.
Menurut informasi, kelompok tersebut mengambil kunci kontak, STNK, serta jaket ojol milik korban. Selanjutnya mereka membawa korban menuju kawasan Jalan K.H. Wahid Hasyim, Medan.
Merasa curiga dengan tindakan tersebut, korban berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Teriakan itu mengundang perhatian warga yang kemudian mendatangi korban.
Warga berhasil mengamankan dua dari enam orang yang berada di lokasi. Sementara empat orang lainnya melarikan diri dengan membawa sepeda motor milik korban.
Situasi kemudian memanas. Sejumlah warga yang emosi sempat melakukan tindakan kekerasan terhadap dua orang tersebut. Warga juga merusak dua sepeda motor Yamaha NMAX yang mereka gunakan.
Warga juga menemukan satu pucuk di duga senjata api dari salah satu jok motor mereka.
Petugas kepolisian kemudian tiba di lokasi dan mengamankan dua orang tersebut beserta barang bukti untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga melakukan pengejaran terhadap empat orang lainnya yang melarikan diri.
Hingga berita ini tayang, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak, belum memberikan keterangan terkait peristiwa tersebut.






