Ekobis

Transaksi dan Ekosistem Digital Terus Tumbuh, Bank Mandiri Region I Jaga Kinerja Solid

×

Transaksi dan Ekosistem Digital Terus Tumbuh, Bank Mandiri Region I Jaga Kinerja Solid

Sebarkan artikel ini
Kantor Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 di Kota Medan, Sumatera Utara. [Foto: Dok. Ist]

Medan | TubinNews.com Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 terus menunjukkan kinerja yang solid hingga akhir Agustus 2026. Pertumbuhan intermediasi yang sehat, kualitas aset yang terjaga, serta meningkatnya aktivitas transaksi digital menjadi penopang utama kinerja perseroan di wilayah Sumatera 1.

Secara bank only, penyaluran kredit Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 hingga akhir Agustus 2026 mencapai sekitar Rp1.592 triliun, dengan pertumbuhan secara year on year (YoY). Bank Mandiri terus menjaga pertumbuhan tersebut dengan menerapkan prinsip kehati-hatian melalui pemilihan sektor pembiayaan serta pengelolaan profil risiko secara terukur.

Kualitas aset juga tetap menjadi perhatian. Hal tersebut tercermin dari rasio non-performing loan (NPL) yang berada pada kisaran 1 persen, dengan NPL coverage ratio mencapai 240,6 persen.

Sebagai bagian dari perannya dalam mendukung pembangunan ekonomi, Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 terus mengarahkan pembiayaan kepada sektor-sektor produktif. Pembiayaan tersebut berpotensi kuat mendorong pengembangan usaha, memperkuat ekonomi kerakyatan, sekaligus membuka peluang penciptaan lapangan kerja.

Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) juga menunjukkan pertumbuhan. Struktur pendanaan yang kuat menjadi modal penting bagi Bank Mandiri dalam memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat maupun pelaku usaha.

Ekosistem Digital Makin Diminati

Kinerja Bank Mandiri juga ditopang oleh semakin aktifnya nasabah menggunakan layanan digital.

Livin’ by Mandiri terus berkembang sebagai platform utama bagi nasabah ritel dalam melakukan berbagai kebutuhan transaksi dan pengelolaan keuangan. Layanan tersebut mencakup transfer, pembayaran, transaksi QRIS, tabungan, deposito, investasi hingga berbagai kebutuhan lifestyle.

Sementara itu, Kopra by Mandiri terus memperkuat layanan digital untuk segmen bisnis. Platform ini membantu pelaku usaha mengelola transaksi dan arus kas secara lebih praktis, sekaligus mendukung kebutuhan operasional perusahaan.

Pertumbuhan aktivitas digital tersebut turut memberikan kontribusi terhadap pendapatan berbasis komisi atau fee-based income (FBI) Bank Mandiri.

Baca Juga :  Dampak Digitalisasi: Penghasilan Fotografer Masjid Raya Baiturrahman Kian Tergerus

Regional CEO Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 I Gede Raka Arimbawa mengatakan, capaian tersebut menjadi landasan bagi perseroan untuk terus menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

“Ke depan, kami akan menjaga kualitas intermediasi sekaligus memperkuat kapabilitas digital Bank Mandiri. Langkah ini kami jalankan agar dapat terus memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional dan menghadirkan layanan perbankan yang nyaman bagi nasabah,” ujar I Gede Arimbawa.

Menurutnya, pengembangan ekosistem digital tidak hanya berfungsi meningkatkan kemudahan transaksi, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap berbagai produk dan layanan keuangan.

Pada segmen bisnis, Bank Mandiri memperkuat ekosistem Kopra by Mandiri dengan Livin’ Merchant serta berbagai solusi pembiayaan, termasuk Kredit Usaha Mikro (KUM) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Mandiri dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan pelaku usaha agar dapat memperoleh akses layanan perbankan sesuai dengan kebutuhan serta perkembangan bisnis mereka.

“Kami akan terus memperkaya Livin’ by Mandiri dengan layanan yang semakin lengkap dan personal, mulai dari transaksi sehari-hari hingga kebutuhan lifestyle dan investasi. Dengan demikian, Livin’ dapat terus menjadi bagian dari keseharian nasabah sekaligus mendampingi berbagai kebutuhan finansial mereka,” kata I Gede Arimbawa.

Dengan penguatan layanan digital, ekspansi pembiayaan produktif, serta perhatian terhadap kualitas aset, Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 terus menegaskan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat dan dunia usaha di wilayah Sumatera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *