ACEH BARAT||TUBINNEWS.COM| Tim Robotik Dayah Ruhul Qur’ani (RQ) kembali mengukir prestasi membanggakan pada ajang TGD Robotic Expo and Exhibition yang digelar di Kampus Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Triguna Dharma Medan. Salah satu santri yang berhasil meraih penghargaan adalah Munifah Durratun Nashihah, yang membawa pulang penghargaan, yakni Best Striker dan Fighting Spirit Award.
Santri berusia 16 tahun yang duduk di Kelas XI A itu berasal dari Kabupaten Simeulue. Putri pasangan Muhardi Adnil dan Lely Oktamaria tersebut merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara.
Munifah mengaku bersyukur atas prestasi yang diraih bersama Tim Robotik Dayah Ruhul Qur’ani. Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi robotik nasional menjadi kesempatan berharga untuk menambah pengalaman sekaligus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi.
“Saya ingin mencari pengalaman baru di bidang robotik dan menguji kemampuan robot hasil rakitan sendiri. Dari perlombaan ini saya mendapatkan banyak pelajaran untuk terus belajar dan berinovasi,” ujarnya.
Prestasi tersebut diraih saat Tim Robotik Dayah Ruhul Qur’ani mengikuti TGD Robotic Expo and Exhibition. Pada keikutsertaan perdananya di kompetisi tingkat nasional, tim robotik Dayah Ruhul Qur’ani berhasil bersaing dengan peserta dari 42 sekolah di Indonesia dan membawa pulang total delapan penghargaan.
Sementara itu, Kepala Lembaga Pengembangan Potensi Santri (LPP) Dayah Ruhul Qur’ani, Heri Masrizal, S.H., M.H., mengapresiasi seluruh santri dan pembina yang telah mengharumkan nama dayah pada ajang nasional tersebut.
Menurut Heri, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen seluruh anggota tim selama menjalani latihan dan persiapan menghadapi kompetisi.
“Prestasi ini membuktikan bahwa kerja keras dan kesungguhan akan menghasilkan capaian yang membanggakan. Semoga keberhasilan ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas dan melahirkan prestasi-prestasi lainnya,” kata Heri.
Ia berharap keberhasilan Tim Robotik Dayah Ruhul Qur’ani dapat memotivasi generasi muda Aceh untuk terus mengembangkan potensi di bidang sains, teknologi, dan inovasi sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.














