SIMEULUE ||TUBINNEWS.COM|| Dinas Sosial terus mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan Kampung Siaga Bencana (KSB) dan Tagana Masuk Sekolah (TMS) yang akan diselenggarakan di Kabupaten Simeulue. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Sosial Republik Indonesia yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan belanja Negara (APBN) Kementerian Sosial RI dan kegiatan ini dapat dilaksanakan berkat hasil komunikasi yang baik Pimpinan Daerah Kabupaten Simeulue dengan Dinas Sosial Provinsi Aceh.
Carles S., S.ST.Pi., M.Si Kepala Dinas Sosial Kabupaten Simeulue mengungkapkan, Dinas sosial Simeulue sudah melakukan persiapan yang matang baik dari koordinasi lintas sektor, penentuan lokasi kegiatan, penyusunan agenda pelaksanaan, hingga kesiapan narasumber dan peserta. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas masyarakat serta menanamkan budaya sadar bencana sejak dini kepada generasi muda.
“Dengan adanya Kampung Siaga Bencana dan tagana Masuk Sekolah, diharapkan terbangun masyarakat yang lebih tangguh, siap menghadapi berbagai potensi bencana, serta mampu melakukan penanganan awal secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Edukasi kepada generasi muda juga menjadi investasi penting dalam membangun budaya sadar bencana yang berkelanjutan,” ujarnya.
Tambahnya, Kabupaten Simeulue sebagai daerah yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan serta berpotensi menghadapi berbagai ancaman bencana memerlukan penguatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pelaksanaan program Kampung Siaga Bencana dan tagana masuk sekolah menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana sekaligus memperkuat ketangguhan masyarakat di tingkat desa maupun lingkungan sekolah.
Keberhasilan pelaksanaan kedua program tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, instansi vertikal, TNI/Polri, BPBD, Dinas Pendidikan, pihak sekolah, relawan tagana, pemerintah desa, serta masyarakat.
Lanjutnya,Melalui dukungan pendanaan dari APBN Kementerian Sosial Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Simeulue optimistis kegiatan ini akan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, memperkuat jejaring relawan sosial, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi bencana demi terwujudnya masyarakat Simeulue yang tangguh dan berdaya.
Kampung Siaga Bencana merupakan program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan membangun kesiapsiagaan, kemampuan mitigasi, dan penanganan bencana berbasis komunitas. Melalui pembentukan dan penguatan KSB, masyarakat diharapkan mampu mengenali potensi ancaman bencana di wilayahnya, menyusun rencana penanggulangan, serta mengoptimalkan sumber daya lokal dalam menghadapi situasi darurat.
Sementara itu, program tagana masuk sekolah merupakan upaya edukasi kebencanaan yang dilaksanakan oleh Taruna Siaga Bencana (TAGANA) untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran siswa mengenai mitigasi bencana. Melalui kegiatan ini, para pelajar akan memperoleh pemahaman mengenai langkah-langkah penyelamatan diri, kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, serta pentingnya membangun budaya aman di lingkungan sekolah. Program ini mendukung penguatan satuan pendidikan yang aman bencana tutupnya.














