Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Dugaan Modus Ganjal ATM Kembali Terjadi di Medan, Uang Nasabah Rp60 Juta Raib

×

Dugaan Modus Ganjal ATM Kembali Terjadi di Medan, Uang Nasabah Rp60 Juta Raib

Sebarkan artikel ini
Dayat, Petugas keamanan BSI di Jalan Bhayangkara, tepatnya di lingkungan SMK Tritech, Kota Medan saat ditemui wartawan di lokasi ATM setempat. (Foto: Junaedi Daulay/Tubinnews)

Medan | TubinNews.com – Masyarakat Kota Medan diimbau meningkatkan kewaspadaan saat bertransaksi di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) menyusul adanya dugaan tindak kejahatan dengan modus ganjal ATM yang kembali dilaporkan terjadi.

Setelah sebelumnya beredar laporan kejadian serupa di kawasan Gaperta, kali ini dugaan kasus tersebut terjadi di sebuah ATM Bersama yang berada di Jalan Bhayangkara, tepatnya di lingkungan SMK Tritech, Kota Medan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah nasabah mengaku mengalami kehilangan uang dari rekening mereka setelah mengalami kendala saat bertransaksi di mesin ATM. Sebagian korban disebut merupakan warga lanjut usia dan pensiunan.

Dari keterangan beberapa korban yang ditemui awak media, nilai kerugian yang dialami bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah. Namun demikian, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak perbankan maupun aparat kepolisian.

Dayat, petugas keamanan yang bertugas di sekitar lokasi ATM, membenarkan adanya laporan dari salah seorang nasabah yang mengaku menjadi korban.

“Ada laporan dari seorang nasabah bernama Pak Imsar yang mengaku kehilangan uang sekitar Rp60 juta dari rekeningnya,” ujar Dayat, Selasa (9/6/2026).

Menurut informasi yang diperoleh, pelaku diduga memanfaatkan situasi ketika nasabah mengalami gangguan saat bertransaksi di mesin ATM. Modus yang disebut-sebut digunakan adalah membuat kartu ATM tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga korban mengalami kesulitan saat melakukan transaksi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak bank terkait dugaan tindak kejahatan tersebut, termasuk mengenai jumlah korban dan nilai kerugian yang sebenarnya.

Masyarakat yang merasa menjadi korban diimbau segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan bank terkait untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  RSUD Dr. RM. Djoelham Binjai Disorot Usai Video beredar, Tarif Parkir Diduga Tak Sesuai Aturan

Sebagai langkah antisipasi, nasabah juga diingatkan untuk selalu berhati-hati saat menggunakan ATM, antara lain dengan memeriksa kondisi mesin sebelum bertransaksi, tidak mudah menerima bantuan dari orang yang tidak dikenal, menutupi tombol saat memasukkan PIN, serta segera menghubungi pihak bank apabila kartu ATM mengalami kendala atau tertelan mesin.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan perbankan yang dapat terjadi di ruang publik, terutama saat melakukan transaksi menggunakan fasilitas ATM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *