Lingkungan

Bertahun-tahun Tak Terangkut, Tumpukan Sampah di Sampali Dikeluhkan Warga

×

Bertahun-tahun Tak Terangkut, Tumpukan Sampah di Sampali Dikeluhkan Warga

Sebarkan artikel ini
Tumpukan sampah di salah satu bahu jalan Desa Sampali. (TubinNews/Junaedi Daulay)
Tumpukan sampah di salah satu bahu jalan Desa Sampali. (TubinNews/Junaedi Daulay)

Deli Serdang | TubinNews.com – Tumpukan sampah rumah tangga di bahu jalan Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, kembali menuai keluhan warga. Sampah plastik dan limbah rumah tangga terlihat menumpuk hingga menimbulkan bau tidak sedap di sekitar permukiman.

Persoalan ini bukan kali pertama mencuat. Sejumlah pemberitaan sebelumnya juga menyoroti persoalan sampah di wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan. Namun, keluhan serupa kembali muncul dari warga yang menilai pengangkutan sampah belum berjalan secara rutin.

Warga setempat, Habibah, mengatakan tumpukan sampah tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Ia mengaku tidak pernah melihat petugas bank sampah maupun truk pengangkut sampah dari kecamatan datang ke lokasi.

Menurutnya, pengangkutan sampah selama ini lebih sering dilakukan oleh petugas swasta menggunakan gerobak yang mengambil sampah langsung dari rumah warga.

“Setahu kami enggak pernah nampak bank sampah itu ngutip sampah di daerah sini. Yang sering nampak gerobak sampah dari becak, milik swasta dari rumah ke rumah. Kalau truk sampah itu enggak pernah ngutip bertahun-tahun,” ujar Habibah.

Keluhan serupa disampaikan Ebenezer Sinambela. Ia mengatakan warga masih membuang sampah di lokasi tersebut meski pemerintah telah memasang papan larangan.

Menurut Ebenezer, ketiadaan tempat pembuangan sampah yang memadai membuat sebagian warga kesulitan mencari lokasi untuk membuang sampah rumah tangga.

“Himbauan, plangnya atau apa dilarang buang sampah, tapi kan namanya juga masyarakat mau di mana dibuang kalau tempat sampah enggak ada. Bau kali lah, Bang, sudah sampai ke mari. Truk sampah sama sekali belum pernah ngambil sampah dari sini, paling dibakar-bakar orang di situ,” ungkapnya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Dinas Lingkungan Hidup segera menyediakan bak sampah yang layak. Mereka juga meminta pemerintah mengatur pengangkutan secara berkala, minimal sekali dalam satu atau dua minggu.

Baca Juga :  Nenek Emi Mengaku Sempat Diusir Saat Cari Botol Bekas di Acara HUT RI ke-81 Percut Sei Tuan

Sementara itu, Camat Percut Sei Tuan, Muhammad Kennedy Tarigan menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan penanganan terhadap titik pembuangan sampah liar yang masuk dalam laporan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *