DaerahSumatra Utara

Kadus III Selambo Bongkar dan Bakar Barak Liar yang Diduga Jadi Sarang Narkoba

×

Kadus III Selambo Bongkar dan Bakar Barak Liar yang Diduga Jadi Sarang Narkoba

Sebarkan artikel ini
Kadus III Selambo, Ayub Pirngadi Marbun. (Dok. Ist)
Kadus III Selambo, Ayub Pirngadi Marbun. (Dok. Ist)

Deli Serdang | TubinNews.com – Kepala Dusun (Kadus) III Selambo, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, membongkar dan membakar sebuah barak liar yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba, Senin (26/10/2026).

Aksi tersebut viral di media sosial. Warga sebelumnya mengaku resah karena orang tak dikenal kerap berkumpul di lokasi hingga larut malam.

Dalam video yang beredar, terlihat sebuah gubuk berdinding papan terbakar di tengah semak-semak. Seorang pria berseragam dinas cokelat juga terdengar memberikan peringatan agar aktivitas serupa tidak kembali terjadi di wilayahnya.

Kadus III Selambo, Ayub Pirngadi Marbun mengatakan tindakan itu berlangsung spontan saat dirinya melintas di lokasi. Ia mengaku melihat sejumlah orang berkumpul dan melakukan aktivitas yang dinilainya negatif.

“Tempat pakai sabu yang semalam kita bakar ya. Ini ada gubuk kecil yang ditutup keliling oleh spanduk-spanduk. Kejadian sekitar jam lima sore,” kata Ayub.

Ia menjelaskan, beberapa hari sebelumnya dirinya sudah memperingatkan orang-orang agar tidak melakukan aktivitas tersebut di lokasi itu. Namun, peringatan itu tidak diindahkan.

Menurut Ayub, ia kemudian mengambil tindakan dengan membongkar dan membakar barak tersebut.

Ayub juga mengaku melihat dugaan aktivitas perjudian, penggunaan sabu, hingga transaksi di lokasi. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Warga Resah dengan Keberadaan Barak

Keberadaan barak itu membuat warga sekitar khawatir. Lokasinya berada di tengah semak-semak, jauh dari permukiman, dan dikelilingi sampah.

Di dalam gubuk, terlihat meja kayu serta sejumlah barang, seperti korek api, botol kecil, dan plastik kecil yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba.

Seorang warga bernama Eni mengaku bersyukur setelah barak tersebut dibakar. Ia mengatakan warga sudah lama merasa resah, tetapi takut mengambil tindakan sendiri.

Baca Juga :  360 Jemaah Calhaj Kloter 21 Embarkasi Medan Diberangkatkan ke Tanah Suci

“Syukur kali dia dibakar, Pak. Kami pun resah juga. Kami tinggal di sini, pas depan rumah. Kami takut karena punya anak lajang,” ujarnya

Eni menyebut warga menduga tempat tersebut kerap menjadi lokasi penggunaan sabu.

“Kami dari pihak masyarakat sipil berharap pihak berwenang menindak pemilik barang dan pihak yang terlibat dalam aktivitas tersebut,” ucapnya.

Kades Ajak Warga Perangi Narkoba

Kepala Desa Amplas, Usman, mengimbau masyarakat agar tidak takut melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

Ia menegaskan, upaya memberantas narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah desa.

“Saya berharap masyarakat tidak usah sungkan dan tidak usah takut. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah desa,” kata Usman.

Ia mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat mengancam masa depan generasi muda.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Desa Amplas,” pungkas Usman.

Sementara itu, kendaraan patroli Polrestabes Medan terlihat mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *