Aceh Barat|Tubinnews.com|Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto turun langsung memantau pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar ratusan mahasiswa dari Aliansi Barsela Menggugat di Gedung DPRK Aceh Barat, Senin (26/10/2026).
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tuntutan terkait lambatnya penanganan kebakaran hutan di Kalimantan. Mereka mendesak pemerintah pusat agar menetapkan bencana tersebut sebagai bencana nasional.
Untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif Kapolres Aceh Barat sulis mengerahkan sejumlah personel Polri guna mengamankan jalannya aksi. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memberikan rasa aman kepada para mahasiswa yang menyampaikan aspirasi serta masyarakat yang berada di sekitar lokasi demonstrasi.
Dalam perjalanan aksi, sempat terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat keamanan. Ketegangan tersebut dipicu oleh keinginan mahasiswa untuk masuk ke dalam gedung DPRK guna menyampaikan tuntutan secara langsung.
Menyikapi situasi tersebut, AKBP Agus Sulistianto berupaya melakukan negosiasi dengan pihak DPRK Aceh Barat dan perwakilan mahasiswa agar aksi tetap berlangsung tertib serta tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Melalui proses komunikasi dan negosiasi tersebut, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan untuk duduk bersama di teras halaman kantor DPRK Aceh Barat. Dalam kesempatan itu, mahasiswa menyampaikan aspirasi dan melakukan penandatanganan petisi berisi tuntutan yang mereka bawa.
Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama penyampaian pendapat di muka umum, sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.
Dengan adanya komunikasi antara pihak kepolisian, mahasiswa, dan DPRK Aceh Barat, situasi di lokasi aksi dapat diarahkan menuju penyelesaian melalui dialog dan kesepakatan bersama.






