Aceh Selatan | TubinNews.com – Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan II (PBL II) Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar (UTU), menggelar edukasi kesehatan tentang pencegahan hipertensi bagi masyarakat Desa Subarang, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan.
Kegiatan bertema “Bersama Cegah Hipertensi, Wujudkan Masyarakat Desa Subarang yang Sehat” tersebut mendapat antusiasme masyarakat, khususnya para ibu-ibu Desa Subarang.
Ketua PBL II Desa Subarang, Muhammad Alfaqih, mengatakan hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang perlu mendapat perhatian serius karena sering kali tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat menyebabkan berbagai komplikasi apabila tidak dicegah dan dikendalikan sejak dini.
“Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering kali tidak menimbulkan gejala. Karena itu, masyarakat perlu memahami pentingnya pencegahan dan pengendalian sejak dini agar risiko komplikasi dapat diminimalkan,” ujar Alfaqih dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, edukasi kesehatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat dalam mencegah hipertensi.
“Kami berharap melalui edukasi ini masyarakat semakin memahami pentingnya pola hidup sehat, mulai dari menjaga pola makan, rutin melakukan aktivitas fisik, hingga memeriksa tekanan darah secara berkala,” katanya.
Materi edukasi disampaikan oleh Andi Apriliansyah yang membahas pengertian hipertensi, faktor risiko, tanda dan gejala, bahaya komplikasi, serta langkah-langkah pencegahannya.
Dalam pemaparannya, masyarakat diajak menerapkan pola makan sehat, melakukan aktivitas fisik secara rutin, memeriksa tekanan darah secara berkala, serta menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut dipandu oleh Mida Asmi sebagai moderator. Sementara itu, anggota tim lainnya, Nurhaliza, Cut Salsabila, dan Nuzul Aulia, turut mendukung kegiatan melalui pembagian media edukasi, pendampingan peserta, serta komunikasi dengan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa PBL II UTU berharap edukasi yang diberikan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat.
“Edukasi ini diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan masyarakat tentang hipertensi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup yang lebih sehat,” ujar Muhammad Alfaqih.

















