Senin, 2 Maret 2026
TubinNews
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Fokus Redaksi

Puasa sebagai Terapi Alami Rasulullah dalam Merawat Kebugaran Fisik

Nurul Azkia by Nurul Azkia
2 Maret 2026
Ilustrasi menunggu momen berbuka puasa (Foto: ilustrasi dibuat menggunakan Gemini AI)

Ilustrasi menunggu momen berbuka puasa (Foto: ilustrasi dibuat menggunakan Gemini AI)

Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Narasi mengenai sosok Nabi Muhammad SAW sering kali berfokus pada kemuliaan akhlak dan kedalaman spiritualitasnya. Namun, ada satu sisi yang jarang dikupas tuntas, yaitu kekuatan fisik beliau yang luar biasa tangguh. Dalam catatan sejarah Islam, terselip kisah epik tentang Rukana, seorang jawara gulat Arab yang tak pernah terkalahkan. Dengan sombongnya, ia menantang Rasulullah berduel.

Namun, sejarah mencatat kejutan besar. Hanya dalam hitungan detik, Rasulullah berhasil menghempaskan sang juara ke tanah. Tak percaya, Rukana minta tanding ulang hingga tiga kali. Hasilnya tetap sama, Rasulullah mengunci dan menjatuhkannya dengan kecepatan yang tak masuk akal bagi lawan. Kekuatan ini bukan sekadar otot, melainkan buah dari pola hidup yang terjaga.

BeritaTerkait

WhatsApp-Image-2026-02-28-at-17.30.01-120x86 Puasa sebagai Terapi Alami Rasulullah dalam Merawat Kebugaran Fisik

Dayah Darul Muta’allimin Gelar Daurah Ramadhan untuk Atasi Kekhawatiran Minimnya Kegiatan Remaja

28 Februari 2026
WhatsApp-Image-2026-02-27-at-22.28.44-120x86 Puasa sebagai Terapi Alami Rasulullah dalam Merawat Kebugaran Fisik

Ratusan Anak di Bireuen Diduga Alami Keracunan setelah Konsumsi Bakso Program MBG

27 Februari 2026
FB_IMG_1772185576369-120x86 Puasa sebagai Terapi Alami Rasulullah dalam Merawat Kebugaran Fisik

Wakil Bupati Simeulue Buka Kegiatan Daurah Tahfidz Intensif Ramadhan 1447 H

27 Februari 2026

“Ketangguhan Rasulullah itu berakar pada tiga prinsip utama, La Tahi (Jangan Lemah), La Tahzan (Jangan Bersedih), dan La Takhaf (Jangan Takut),” Tgk. Irwan Syahputra dalam pemaparannya di Mesjid Al-‘Ala, Banda Aceh pada (01/03/2026)

Standar Kebugaran Sang Rasul

Untuk memahami standar fisik ideal seorang Muslim, kita bisa menilik kesaksian Ummul Hani, saudara sepupu Rasulullah. Saat ditanya mengenai fisik Nabi, jawabannya sangat ikonik. Ia menyebut perut Rasulullah layaknya “lipatan kertas” atau dalam redaksi lain disebut “gulungan kertas”.

Secara anatomis, istilah ini menggambarkan perut yang sangat tipis tanpa timbunan lemak, namun memiliki otot yang padat dan kuat atau yang kini populer dengan istilah six-pack. Kondisi fisik ini mustahil didapat tanpa disiplin makan yang ketat. Tgk. Irwan menyentil kebiasaan modern dengan sebuah perbandingan tajam.

Baca Juga :  Panggung Utama MTQ Ke-37 Aceh Barat Rampung, Siap Sambut Kafilah 12 Kecamatan

“Bedanya kita dengan Nabi cuma sedikit. Nabi sedikit makan, kalau kita sedikit-sedikit makan. Pola konsumsi berlebih inilah yang menjadi akar melemahnya fisik umat masa kini,” ucapnya

Perut Perlu Istirahat

Masuknya ibadah puasa bukan sekadar ujian menahan lapar, melainkan mekanisme servis total bagi tubuh. Secara medis, lambung membutuhkan waktu sekitar 8 jam untuk mengolah satu kali makan besar. Jika kita makan tiga kali sehari ditambah berbagai camilan di sela-selanya, maka organ tubuh seperti jantung, lambung, hati, hingga ginjal praktis bekerja 24 jam tanpa henti seumur hidup.

“Jantung dan ginjal kita bisa bertahan puluhan tahun tanpa rusak asalkan diberi waktu istirahat,” jelas Tgk. Irwan. 

Puasa, lanjutnya, selama minimal 12 jam adalah momen “hibernasi” bagi sistem pencernaan. Saat asupan terhenti, beban kerja organ menurun drastis, memberi ruang bagi tubuh untuk mengaktifkan mode regenerasi sel dan memperbaiki jaringan yang rusak secara mandiri.

Sains di Balik Lapar: Waktu Tubuh ‘Memangsa’ Penyakit

Kaitan antara puasa dan kesehatan bukan lagi sekadar klaim agama, melainkan fakta sains yang diakui dunia melalui konsep Autofagi. Fenomena yang membawa Profesor Yoshinori Ohsumi meraih Nobel ini menjelaskan bahwa ketika sel tubuh lapar, mereka akan mencari dan “memangsa” komponen sel yang rusak, racun, hingga protein sampah yang berpotensi menjadi sel kanker.

Puasa mengubah tubuh menjadi mesin pembersih otomatis. Inilah esensi dari sabda Nabi, Shumu tashihhu (Berpuasalah maka kamu akan sehat). Puasa bukan untuk menyiksa, melainkan cara Allah menyelamatkan hamba-Nya dari tumpukan racun yang kita masukkan sendiri lewat makanan.

Mengukur Keberhasilan Puasa

Menutup pemaparannya, Tgk. Irwan memberikan peringatan keras mengenai gaya hidup 3F (Food, Fashion, Fun) yang menjebak masyarakat modern. Ia berpesan agar umat Islam tidak menjadikan perutnya sebagai “kuburan binatang” tempat di mana segala jenis daging dan lemak ditumpuk tanpa kendali saat waktu berbuka tiba.

Baca Juga :  Dayah Darul Muta’allimin Gelar Daurah Ramadhan untuk Atasi Kekhawatiran Minimnya Kegiatan Remaja

“Udah makan udang, makan lagi daging, lanjut lagi makan-makanan lain dalam satu waktu. Itulah sebutan untuk perut kuburan binatang.”

Menurutnya, puasa yang benar secara biologis seharusnya menurunkan berat badan antara 1% hingga 4%. Sangat ironis jika setelah sebulan berpuasa, lingkar pinggang justru bertambah.

Puasa Sebagai Kebutuhan, Bukan Beban

Pada akhirnya, Islam tidak hanya menginginkan umat yang cerdas secara pikiran dan jernih secara hati, tapi juga tangguh secara fisik. Kekuatan Rukana mungkin legendaris, namun kekuatan Rasulullah adalah standar yang harus kita tuju. Dengan memahami bahwa puasa adalah cara Allah menyayangi raga kita, maka lapar dan haus tidak lagi terasa sebagai beban, melainkan sebagai proses pembersihan menuju pribadi yang lebih sehat.

Melalui Ramadhan kali ini, mari kita kembalikan martabat fisik Muslim yang sehat, cekatan, dan jauh dari penyakit. Sebab, raga yang kuat adalah rumah terbaik bagi jiwa yang taat.

Tags: Bulan RamadhanMenjaga kebugaran tubuhNabi Muhammad SAWpuasa

Berita Lainnya

Suasana program Daurah Ramadan perdana di Dayah Darul Muta’allimin, Aceh Besar, Sabtu (28/02/2026). (TubinNews/ Nurul Azkia)
Religi

Dayah Darul Muta’allimin Gelar Daurah Ramadhan untuk Atasi Kekhawatiran Minimnya Kegiatan Remaja

28 Februari 2026
Salah satu anak korban Keracunan MBG kecamatan Sp Mamplam, Jumat (27/2/2026) (dok/Masakini.co)
Fokus Redaksi

Ratusan Anak di Bireuen Diduga Alami Keracunan setelah Konsumsi Bakso Program MBG

27 Februari 2026
Wakil Bupati Simeulue Buka Kegiatan Daurah Tahfidz Intensif Ramadhan 1447 H
Religi

Wakil Bupati Simeulue Buka Kegiatan Daurah Tahfidz Intensif Ramadhan 1447 H

27 Februari 2026
Wabup Simeulue Safari Ramadhan di Kecamatan Teluk Dalam
Religi

Wabup Simeulue Safari Ramadhan di Kecamatan Teluk Dalam

27 Februari 2026
Ilustrasi utang sebagai batu besar yang harus dipikul seseorang dengan penuh susah payah. (Foto. Ilustrasi dibuat menggunakan ChatGPT)
Fokus Redaksi

Utang Bisa Menghanguskan Tiket Menuju Pintu Surga

25 Februari 2026
Suasana hari pertama kegiatan Klinik Bacaan Al-Qur’an di dalam Masjid Oman tampak berlangsung khidmat dan tertib. (TubinNews/Nurul Azkia)
Religi

Masjid Oman Banda Aceh Gelar Klinik Bacaan Al-Qur’an Tanpa Biaya

22 Februari 2026
  • Trending
Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

2 November 2025
Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

21 Juni 2025
Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

19 Oktober 2025
Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

26 Februari 2026

Berita Terkini

KAMMI Bener Meriah Buka Bersama dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Uning Mas

KAMMI Bener Meriah Buka Bersama dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Uning Mas

2 Maret 2026
Deli Serdang Akan Jadi Tuan Rumah Olimpiade Sains 2026

Deli Serdang Akan Jadi Tuan Rumah Olimpiade Sains 2026

2 Maret 2026
Sejumlah mahasiswa GAMPATA melakukan Aksi demo di depan Kantor Gubernur Aceh. (TubinNews/Nurul Azkia)

Mahasiswa Desak Pemerintah Aceh Transparan Soal Anggaran Bencana 2025

2 Maret 2026
Ilustrasi menunggu momen berbuka puasa (Foto: ilustrasi dibuat menggunakan Gemini AI)

Puasa sebagai Terapi Alami Rasulullah dalam Merawat Kebugaran Fisik

2 Maret 2026
TubinNews

© 2025 TubinNews.com.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
    • Kejaksaan
    • TNI-POLRI
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Pendidikan
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Religi
  • Sosial