Banda AcehDaerahPendidikan

Walikota Buka Pentas GSMS 2026, Program Seni Budaya Jangkau 51 Sekolah di Banda Aceh

×

Walikota Buka Pentas GSMS 2026, Program Seni Budaya Jangkau 51 Sekolah di Banda Aceh

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal berfoto bersama para siswa peserta Pentas Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Kota Banda Aceh 2026 di Taman Budaya Aceh, Sabtu (8/11/2026). [Foto: Dok. Diskominfotik Banda Aceh]

Banda Aceh | TubinNews.com – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka Pentas Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Kota Banda Aceh 2026 di Taman Budaya Aceh, Sabtu (8/11/2026).

Program yang melibatkan seniman dan pegiat budaya tersebut pada 2026 menjangkau 51 sekolah tingkat SD dan SMP dengan total 626 siswa. Jumlah itu meningkat dibandingkan pelaksanaan pada 2025 yang diikuti 40 sekolah dan 448 siswa.

Dalam sambutannya, Illiza mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan GSMS, mulai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kepala sekolah, seniman pelatih, guru pendamping, hingga peserta didik.

“Apa yang kita saksikan hari ini bukan sesuatu yang muncul begitu saja. Ada latihan, ada kerja keras, ada keberanian, dan tentu ada bimbingan dari para seniman serta guru-guru yang mendampingi,” ujar Illiza.

Ia menjelaskan, GSMS merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota Banda Aceh untuk memperkuat pendidikan seni dan budaya di sekolah. Program ini memberikan kesempatan kepada siswa SD dan SMP untuk mempelajari berbagai kesenian dengan bimbingan seniman, komunitas, dan pegiat budaya setempat.

“Tujuannya jelas. Kita ingin anak-anak semakin mengenal dan mencintai seni budaya, sekaligus memiliki ruang untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya,” kata Illiza.

Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar mata pelajaran di dalam kelas. “Sekolah juga harus menjadi ruang bagi anak-anak untuk berekspresi, berkreasi, berinovasi, dan mengenal kekayaan budaya daerahnya,” ujarnya.

Illiza menyebutkan, GSMS telah dilaksanakan sejak 2025 dengan melibatkan 40 sekolah, terdiri atas 30 SD dan 10 SMP, serta diikuti 448 siswa.

Pada 2026, cakupan program diperluas menjadi 51 sekolah dengan 626 siswa. Mereka mendapatkan pembelajaran seni secara langsung dari 26 seniman dan pelatih.

Baca Juga :  Wakapolda Aceh Ajak Jajaran Polda Sering Membaca Surah Yasin Sangat Bermanfaat

Setiap sekolah mengikuti 20 kali pertemuan pembelajaran. Illiza mengatakan, para peserta telah melalui proses belajar dan latihan sebelum menampilkan hasilnya dalam pentas tersebut.

“Artinya, anak-anak tidak hanya datang untuk tampil hari ini. Mereka telah melalui proses belajar dan latihan yang cukup panjang,” ujar Illiza.

Dalam pentas tersebut, para siswa menampilkan berbagai karya seni yang telah dipelajari, di antaranya Tari Ranup Lampuan, Ratoh Jaroe, Likok Pulo, Rapa’i Geleng, Rateb Meuseukat, baca puisi, pantomim, dan hikayat.

Illiza berharap para peserta tidak hanya mampu menampilkan gerakan atau menghafal materi, tetapi juga memahami nilai dan cerita di balik setiap kesenian yang dipelajari.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui regenerasi di sekolah. Siswa yang telah mengikuti pembelajaran GSMS diharapkan dapat membagikan pengetahuan dan keterampilan mereka kepada teman-temannya.

“Anak-anak yang sudah belajar dapat mengajarkan kembali kepada teman-temannya. Dengan begitu, semakin banyak siswa yang mengenal dan mampu melanjutkan kesenian yang telah dipelajari,” kata Illiza.

Menutup sambutannya, Illiza berpesan agar para peserta tampil percaya diri dan menghargai proses pembelajaran yang telah mereka jalani.

“Hari ini adalah panggung kalian. Tampilkan yang terbaik. Jangan takut salah. Jangan takut tampil. Nikmati prosesnya dan berikan apresiasi kepada teman-teman yang tampil,” kata Illiza.

“Tidak semua anak harus menjadi seniman. Tetapi setiap anak perlu memiliki keberanian untuk berekspresi, kreativitas untuk berkarya, dan rasa bangga terhadap budaya daerahnya,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *