Aceh

Realisasi Dana Desa di Aceh Capai 90,93 Persen

×

Realisasi Dana Desa di Aceh Capai 90,93 Persen

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, Iskandar. [Foto: Dok. Ist]

Banda Aceh | TubinNews.com — Realisasi penyaluran dana desa reguler di Aceh hingga 7 September 2026 mencapai Rp1,61 triliun atau 90,93 persen dari total alokasi tahun anggaran 2026 sebesar Rp1,78 triliun.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, Iskandar, mengatakan capaian tersebut berasal dari penyaluran dana desa dalam dua tahapan.

“Penyaluran dana desa tahun anggaran 2026 untuk Aceh hingga hari ini 7 September 2026, sudah Rp1,61 triliun atau 90,93 persen,” kata Iskandar di Banda Aceh, Senin (7/8/2026).

Iskandar mengatakan, penyaluran tahap pertama telah mencapai 100 persen dengan nilai Rp753,6 miliar untuk 6.497 gampong (desa) se-Aceh. Jumlah tersebut setara 42,31 persen dari total alokasi dana desa Aceh tahun 2026.

Sementara itu, kata Iskandar, penyaluran tahap kedua telah mencapai 84,56 persen atau Rp866 miliar kepada 5.494 dari total 6.497 gampong se-Aceh. “Jika kita membandingkan angka tersebut dengan total alokasi 2026, penyaluran tahap kedua ini mencapai sekitar 48,62 persen.”

“Hingga hari ini, penyaluran tahap pertama sudah semua gampong menerima (100 persen), sedangkan tahap dua baru diterima 5.494,” ujarnya.

Iskandar menyebutkan, terdapat 12 kabupaten/kota yang desanya telah menerima dana desa hingga 100 persen untuk tahap I dan II. Daerah tersebut yakni Simeulue, Sabang, Aceh Barat Daya, Pidie Jaya dan Bener Meriah. Kemudian daerah Aceh Singkil, Nagan Raya, Aceh Selatan, Banda Aceh, Aceh Barat, Aceh Jaya dan Aceh Tengah.

“Kita memberikan apresiasi kepada kabupaten/kota yang telah mencapai 100 persen, dan harapanya daerah lain segera mengikuti, sehingga bisa cepat terealisasi untuk membangun gampong,” katanya.

Ia menjelaskan, penyaluran dana desa reguler tersebut menyasar sejumlah program, di antaranya bantuan langsung tunai (BLT), ketahanan pangan, kesehatan, perubahan iklim, teknologi dan informasi. Kemudian termasuk juga kegiatan padat karya, dukungan implementasi KDMP serta kegiatan prioritas lainnya di gampong.

Baca Juga :  Gubernur Mualem Minta Menaker Bangun BLK Spesifikasi Khusus di Aceh

Iskandar juga mengingatkan aparatur gampong yang belum menerima dana desa tahap kedua agar mempercepat proses pencairannya. Saat ini masih terdapat 1.003 gampong yang belum menerima penyaluran tahap kedua.

“Kita berharap, dana yang telah diterima benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan dikelola secara transparan, serta peruntukannya sesuai program yang telah ditentukan bersama” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *