TubinNews.com – Pebulu tangkis putri Thailand, Pitchamon Opatniputh, terkena skorsing sementara setelah dinyatakan positif mengandung furosemide. Kasus tersebut menjadi kabar buruk bagi Thailand di tengah persaingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
International Testing Agency (ITA) menemukan furosemide dalam sampel milik Pitchamon. Petugas mengambil sampel tersebut melalui tes di luar kompetisi pada 17 September 2026 di Nagoya.
ITA kemudian memberlakukan skorsing sementara terhadap Pitchamon. Sanksi itu berlaku sejak keputusan dikeluarkan.
Selama Asian Games 2026 berlangsung, Pitchamon tidak boleh bertanding. Ia juga dilarang mengikuti latihan, kegiatan kepelatihan, dan aktivitas olahraga lainnya.
Pitchamon masih dapat mengajukan keberatan atas skorsing tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Ia juga memiliki hak untuk meminta pemeriksaan terhadap sampel B.
Furosemide masuk dalam daftar zat terlarang. Zat tersebut memiliki efek diuretik yang dapat meningkatkan produksi urine dan mempercepat kehilangan cairan tubuh.
Skorsing itu membuat Pitchamon harus absen dari nomor beregu putri. Ia sebelumnya dijadwalkan memperkuat Thailand saat menghadapi China pada Selasa, 22 September 2026.
Pitchamon merupakan salah satu pemain muda yang menjadi andalan Thailand. Atlet berusia 19 tahun itu meraih gelar juara dunia junior pada 2023.
Saat ini, Pitchamon menempati peringkat ke-18 dunia. Kasus doping tersebut membuat kiprahnya di Asian Games 2026 harus terhenti untuk sementara.






