Aceh Barat | TubinNews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan akan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan penurunan kualitas air Sungai Krueng Tujoh, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.
Langkah tersebut dilakukan dengan menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan peninjauan langsung sekaligus mengambil sampel air yang akan diuji di laboratorium.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Barat, Kurdi, mengatakan pihaknya telah menerima berbagai laporan dari Masyarakat dan media selama ini mengenai kondisi air Sungai kreung tujoh yang dinilai semakin memprihatinkan.
Warga mengeluhkan air sungai kreung tujoh berubah menjadi keruh, mengeluarkan bau tidak sedap, bahkan diduga menyebabkan rasa gatal.
“Sebagai bentuk respons atas keluhan tersebut, DLH telah melakukan pemantauan awal hari ini dan besok tim DLH akan menelusuri lokasi krueng tujoh untuk rencana pengambilan titik sampel sebelum tim laboratorium turun kelapangan,” kata Kurdi.
“Dalam hal juga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Barat akan melibatkan tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta pihak-pihak terkait agar proses pengawasan berjalan secara terbuka dan transparan untuk dilakukan pengujian laboratorium,” tambahnya.
Ia menjelaskan, hasil pengujian laboratorium akan menjadi dasar untuk mengetahui penyebab perubahan kualitas air Sungai kreung tujoh. Untuk menjamin objektivitas hasil pemeriksaan, DLH akan bekerja sama dengan tenaga ahli serta Laboratoriun yg terakriditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan, ujarnya.
“Kami mendengar apa yang menjadi keluhan masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan persoalan ini ditangani secara serius sehingga penyebabnya dapat diketahui dan langkah penanganan yang tepat bisa segera dilakukan,” tegas Kurdi.















