Deli Serdang | TubinNews.com — Sebuah video yang memperlihatkan keributan antara seorang pria yang disebut-sebut mengaku sebagai Ketua RT dengan penjaga sebuah toko di kawasan Tembung, dekat Simpang Jodoh, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, viral di media sosial dan menjadi perhatian publik, Sabtu (4/7/2026).
Dalam video tersebut, terjadi adu mulut yang diduga berkaitan dengan permintaan uang kepada warga atau pelaku usaha yang disebut untuk pembangunan bahu jalan dan lampu penerangan jalan.
Video yang beredar memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warga berharap pemerintah desa memberikan penjelasan mengenai mekanisme penggalangan dana tersebut, termasuk dasar pelaksanaannya, apabila memang dilakukan secara resmi.
Salah seorang perempuan yang terekam dalam video, yang disebut bernama Siti Kholijah, mempertanyakan dasar permintaan dana tersebut.
“Nah ini ada kutipan dari desa, kalian lihat ini buat perbaikan desa. Kalau menolak katanya kalau ada apa-apa kakak bagaimana, emangnya kau polisi,” ucapnya dalam video yang beredar.

Sejumlah warga berharap pemerintah desa memberikan penjelasan secara terbuka mengenai apakah terdapat program pembangunan yang melibatkan partisipasi swadaya masyarakat, termasuk mekanisme pengumpulan dana, dasar hukum, hasil musyawarah, serta bentuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran apabila memang ada.
Apabila terdapat pihak yang melakukan penggalangan dana dengan mengatasnamakan jabatan lingkungan tanpa kewenangan yang sah, masyarakat berharap persoalan tersebut dapat segera ditelusuri dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Perhatian publik juga tertuju kepada Pemerintah Desa Bandar Klippa, Pemerintah Kecamatan Percut Sei Tuan, serta Pemerintah Kabupaten Deli Serdang agar melakukan klarifikasi terhadap informasi yang beredar sekaligus memastikan tidak terjadi praktik yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Transparansi dan akuntabilitas dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa serta mencegah berkembangnya informasi yang belum terverifikasi.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Bandar Klippa maupun pihak yang disebut dalam video belum memberikan keterangan resmi. Redaksi TubinNews.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dan membuka ruang hak jawab.















