Medan | TubinNews.com — Sebuah unggahan di media sosial yang berisi dugaan penyalahgunaan saldo kartu e-Toll saat proses pengisian saldo (top up) di gerbang tol menjadi perhatian publik.
Dalam unggahan yang viral pada Jumat (3/7/2026), seorang pengguna Facebook mengaku mengalami ketidaksesuaian antara nominal saldo yang dibayarkan dengan saldo yang masuk ke kartu e-Toll miliknya usai melakukan top up di gerbang tol.
Pemilik akun tersebut mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan tol di wilayah Medan, agar lebih teliti saat melakukan pengisian saldo melalui petugas maupun vendor di gerbang tol.
Dalam video yang diunggah, pria tersebut menduga saldo e-Toll miliknya tidak seluruhnya masuk sesuai nominal pembayaran.
“Abang tahu, bukan enggak tahu kenapa malah diambil. Janganlah gitu. Harusnya malah menjadi solusi kami, ini malah kami yang enggak paham jadi korban,” ujarnya dalam video yang beredar.
Unggahan tersebut memicu berbagai tanggapan dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial mengaku pernah mengalami kejadian serupa.
Salah satunya disampaikan oleh akun @eka_dzahin yang menuliskan pengalamannya di kolom komentar.
“Kejadian ini memang mereka sengaja. Saya pernah langsung merasakan, isi Rp200 ribu dimasukkannya Rp100 ribu. Mereka mengambil kesempatan saat transaksi ramai di lokasi Tol Kualanamu,” tulis akun tersebut.
Komentar lainnya juga meminta agar dugaan tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
“Pecatlah, modus petugas e-Toll itu biasa apalagi jam malam,” tulis salah seorang warganet.
Meski demikian, seluruh informasi yang beredar di media sosial tersebut masih berupa klaim dari sejumlah pengguna dan belum dapat diverifikasi secara independen. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola jalan tol maupun perusahaan vendor terkait mengenai dugaan tersebut.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa saldo kartu e-Toll sebelum dan sesudah melakukan transaksi, meminta bukti pengisian saldo, serta segera melaporkan kepada pengelola jalan tol, bank penerbit kartu, atau pihak berwenang apabila menemukan adanya ketidaksesuaian agar dapat dilakukan penelusuran.
Wartawan TubinNews.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pengelola Tol Kualanamu maupun vendor yang bertugas di lokasi guna mendapatkan penjelasan dan klarifikasi atas informasi yang beredar.














