Deli Serdang | TubinNews.com – Kondisi bendera Merah Putih yang terlihat usang dan sobek di lingkungan SMK Swasta PAB 12 Saentis menjadi perhatian masyarakat.
Bendera sebagai simbol negara tampak masih berkibar dalam kondisi tidak layak, sehingga memunculkan pertanyaan publik terkait perhatian pihak sekolah terhadap pemeliharaan fasilitas dan lingkungan pendidikan.
Sorotan masyarakat semakin menguat karena sekolah tersebut diketahui menerima anggaran operasional pemerintah melalui program Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Berdasarkan laporan penggunaan anggaran tahun 2025, terdapat alokasi pada bidang perbaikan sarana dan prasarana serta kebutuhan operasional lainnya dengan nilai yang disebut mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Sejumlah warga meminta pihak sekolah memberikan penjelasan secara terbuka terkait realisasi penggunaan anggaran tersebut, khususnya untuk memastikan fasilitas yang menjadi kebutuhan siswa telah mendapat perhatian sesuai perencanaan.
“Kalau memang ada anggaran untuk sarana dan prasarana, tentu masyarakat ingin melihat manfaatnya di lapangan. Minimal simbol negara seperti bendera yang sudah sobek bertahun-tahun bisa segera diganti,” ujar Andri, Senin (29/6/2026).
Ia juga menilai, dengan jumlah siswa yang mencapai hampir seribu orang, seharusnya ada perubahan yang terlihat dari sisi kualitas sarana sekolah.
“Kami sebagai masyarakat melihat pendidikan dengan adanya dana BOS seharusnya ada perubahan nyata di sekolah, apalagi jumlah siswanya cukup banyak,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMK Swasta PAB 12 Saentis belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi bendera tersebut maupun penjelasan mengenai penggunaan anggaran sarana dan prasarana.
Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk aparat pengawas dan instansi berwenang, dapat melakukan evaluasi terhadap pengelolaan anggaran sekolah guna memastikan seluruh penggunaan dana berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran demi peningkatan kualitas pendidikan.
















