Scroll untuk baca artikel
DaerahSimeulue

Wakil Bupati Simeulue: Program Sigap Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Harus Disambut Dengan Baik

×

Wakil Bupati Simeulue: Program Sigap Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Harus Disambut Dengan Baik

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Simeulue Nusar Amin, Samping kanan Asisten Satu Bapak Asludin M. Kes, Samping kiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa. (Foto: Agus Muliadi)

Simeulue | Tubinnews.com – Wakil Bupati Simeulue Nusar Amin S,Pd menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan Program  Sosialisasi Pemutahiran Sistim Informasi Gampong (SIGAP) yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK). Ia menekankan bahwa program ini harus disambut dengan baik karena memiliki manfaat besar bagi pembangunan daerah, khususnya di wilayah kepulauan seperti Simeulue.

Dalam sambutannya  di Aula Kantor Bappeda Simeulue, Nusar Amin mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam pengabdian masyarakat sangat penting sebagai wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kami menyambut baik dan sangat mendukung kehadiran adik-adik mahasiswa Universitas Syiah Kuala melalui Program SIGAP ini. Kehadiran mereka menjadi semangat baru bagi kami untuk terus mendorong pembangunan di daerah,” ujar Nusar Amin, Rabu (11/6/2025).

1000571738_11zon Wakil Bupati Simeulue: Program Sigap Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Harus Disambut Dengan Baik
Peserta Sosialisasi Pemutahiran Sistim Informasi Gampong (Sigap) yang diikuti 138 Desa serta para Camat.

Program SIGAP merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Universitas Syiah Kuala dengan mengirimkan mahasiswa ke daerah-daerah terpencil dan tertinggal di Aceh, termasuk Kabupaten Simeulue. Dalam program ini, mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut Wakil Bupati, Simeulue masih menghadapi sejumlah tantangan dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. Oleh karena itu, ia berharap keberadaan mahasiswa dapat memberikan solusi kreatif dan pendekatan yang inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kami percaya bahwa semangat dan ilmu yang dimiliki para mahasiswa dapat menjadi motor penggerak perubahan, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, kesehatan, dan pola hidup produktif,” pungkasnya

Program SIGAP ini disambut hangat oleh masyarakat dan aparat gampong di Simeulue. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang melibatkan lebih banyak elemen masyarakat serta institusi pendidikan lainnya.

Baca Juga :  Disbudpar Aceh Gandeng GEKRAFS Perkuat Promosi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *