Ekobis

Distribusi LPG 3 Kg di Sabang Mulai Normal, Agen Pastikan Seluruh Jatah Tersalurkan

×

Distribusi LPG 3 Kg di Sabang Mulai Normal, Agen Pastikan Seluruh Jatah Tersalurkan

Sebarkan artikel ini
Direktur PT Gas Aneuk Meugah Sabang, Munazar Ismail. [Foto: Dok. TubinNews.com]

Sabang | TubinNews.com Distribusi LPG 3 Kg di Kota Sabang berangsur normal setelah sebelumnya mengalami kendala akibat terganggunya jalur transportasi laut pascatenggelamannya kapal pengangkut. Kondisi tersebut sempat berdampak terhadap kelancaran pasokan dan memicu antrean masyarakat di sejumlah pangkalan.

Saat dikonfirmasi, Direktur PT Gas Aneuk Meugah (GAM) Sabang, Munazar Ismail atau yang akrab disapa Cicik, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat Sabang tetap terpenuhi, khususnya LPG 3 Kg. Minggu, (20/9/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul rapat umum pada 19 Agustus 2026 yang membahas ketersediaan pasokan serta stabilitas harga barang kebutuhan pokok dan barang penting di Kota Sabang.

Menurut Cicik, untuk kebutuhan LPG, tanggung jawab pasokan LPG 3 kg berada pada PT Gas Aneuk Meugah Sabang, sementara LPG nonsubsidi jenis Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg, serta LPG 50 kg, berada dalam distribusi PT Ratu Muliya Jaya Sabang.

Cicik menjelaskan, sejak musibah tenggelamnya kapal pengangkut LPG KM Raseuki pada 7 Juni 2026, distribusi LPG menuju Sabang mengalami sejumlah kendala. Untuk menjaga pasokan tetap berjalan, pihaknya kemudian meminta bantuan armada dari wilayah Pulo Aceh. Namun, pola pelayaran armada tersebut tidak sepenuhnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan distribusi Sabang karena kapal juga memiliki tanggung jawab memenuhi kebutuhan masyarakat Pulo Aceh.

“Memang ada terjadi kendala-kendala pendistribusian gas LPG ke Sabang, sehingga berdampak selalu terjadi antrean di setiap pangkalan. Warga juga sempat panik,” ujar Cicik.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa jatah LPG yang diberikan Pertamina kepada agen untuk wilayah Sabang tetap diupayakan untuk seluruhnya didistribusikan.

Sementara itu, titik penting dalam upaya normalisasi distribusi terjadi pada 25 Agustus 2026. Bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, armada kapal baru milik agen mulai dioperasikan untuk mengangkut LPG dari Banda Aceh menuju Sabang. Dengan armada tersebut, distribusi seluruh jenis LPG dapat dilakukan kembali sesuai jatah yang diberikan Pertamina.

Baca Juga :  Pelindo Kembali Masuk Fortune 500 Southeast Asia

Cicik menyebutkan, hingga Sabtu, 19 September 2026, seluruh alokasi LPG 3 kg yang menjadi jatah penyaluran sampai tanggal tersebut telah dikirim 100 persen ke Sabang dan selanjutnya disalurkan ke pangkalan-pangkalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berhak.

Untuk menjaga kesinambungan pasokan, PT Gas Aneuk Meugah Sabang kembali menyiapkan pengiriman LPG 3 kg pada Senin–Selasa, 21–22 September 2026. Cicik merinci, pada Senin terdapat dua Delivery Order (DO) dengan masing-masing alokasi 560 tabung, sehingga total mencapai 1.120 tabung. Sementara pada Selasa terdapat tambahan satu DO sebanyak 560 tabung.

Dengan demikian, total pasokan yang dipersiapkan mencapai 1.680 tabung LPG 3 kg.

Sebanyak 1.120 tabung yang menjadi jatah Senin direncanakan dimuat ke kapal pada Senin malam. Sementara 560 tabung berikutnya akan keluar dari SPBE Indrapuri pada Selasa dan kemudian langsung dimuat ke kapal untuk segera diberangkatkan menuju Sabang.

“Insyaallah sekitar pukul 14.00 WIB telah tiba di Pelabuhan Umum Balohan Sabang,” kata Cicik.

Cicik menegaskan, meskipun pasokan LPG di Sabang, baik LPG 3 kg maupun LPG nonsubsidi 5,5 kg dan 12 kg, dinilai telah kembali normal, pihaknya tetap membuka ruang koordinasi dengan Pemerintah Kota Sabang. Hal itu terutama berkaitan dengan masih adanya antrean masyarakat yang dinilai berada di luar kondisi normal di sejumlah pangkalan.

“Kami dari pihak agen gas LPG tetap bersedia untuk berkoordinasi dengan Pemko Sabang, Dinas Perindagkop dan UMKM, Kabag Ekonomi beserta staf, maupun Pak Asisten II,” ujarnya.

Menurutnya, arahan tersebut juga sejalan dengan hasil rapat pada 19 Agustus 2026, ketika Wakil Wali Kota Sabang meminta pihak agen melakukan upaya maksimal untuk mengatasi antrean yang terjadi. Jika terdapat kendala dalam proses distribusi, agen juga diminta menyampaikannya kepada pemerintah sehingga persoalan tersebut dapat diketahui dan dicarikan solusi bersama.

Baca Juga :  Bank Aceh Cabang Meulaboh Hadirkan Layanan Digital di Ajang LKS SMK Se-Aceh

Cicik mengatakan kondisi distribusi dan perkembangan pasokan LPG tersebut juga telah disampaikan secara lisan kepada Sales Area Manager (SAM) Aceh dan SBM III Gas Aceh PT Pertamina Patra Niaga Aceh. Ia berharap kerja sama antara agen, pemerintah daerah, Pertamina dan seluruh unsur terkait dapat terus diperkuat untuk menjaga kesinambungan pasokan LPG bagi masyarakat Sabang.

“Hal ini bisa terwujud berkat kemudahan-kemudahan yang Allah berikan serta atas upaya dan dukungan setiap unsur terkait, kerja keras tim, usaha kita sambil berdoa dan bertawakal,” kata Cicik.

Ia berharap kondisi distribusi yang mulai membaik dapat terus dipertahankan sehingga kebutuhan energi masyarakat Sabang terpenuhi secara berkelanjutan dan menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *