Scroll untuk baca artikel
Sosial

Di Tengah Duka, Paguyuban Teupah Timur Ulurkan Bantuan untuk Jenazah Warga Simeulue

×

Di Tengah Duka, Paguyuban Teupah Timur Ulurkan Bantuan untuk Jenazah Warga Simeulue

Sebarkan artikel ini
Paguyuban Teupah Timur Sao lahan serahkan bantuan ke Rumah suka di Desa Kuala Makmur. ( Foto: Dok, AgusMuliadi)

Simeulue | TubinNews.com – Tangis dan duka keluarga almarhum Ruslan, warga Desa Kuala Makmur, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, semakin terasa ketika jenazahnya sempat tertahan selama beberapa hari di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Di tengah suasana kehilangan dan keterbatasan keluarga untuk membawa pulang jenazah ke kampung halaman, kepedulian sesama warga Simeulue justru mengalir dari berbagai penjuru.

Paguyuban Teupah Timur Sao Lahan mengambil bagian dengan menggalang donasi membantu biaya pemulangan jenazah dari Banda Aceh ke kampung halamanya.

Gerakan kemanusiaan tersebut mendapat respons positif dari berbagai pihak. Pemkab Simeulue, Bupati dan Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda, Anggota DPRA, Ir. Iskandar, DPRK Simeulue hingga masyarakat dan para dermawan dari dalam maupun luar daerah.

Ketua Paguyuban Teupah Timur Sao Lahan, Asmadi. MS, bersama perwakilan pengurus dan anggota paguyuban, menyerahkan bantuan tersebut kepada keluarga almarhum Ruslan di kediamannya, Desa Kuala Makmur, Selasa (15/9/2026).

Asmadi mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil kepedulian dan keikhlasan para dermawan yang turut merasakan kesedihan keluarga almarhum.

“Bantuan ini merupakan donasi dari para dermawan di Kabupaten Simeulue maupun dari luar daerah sebagai bentuk solidaritas untuk membantu kenduri dan pemulangan jenazah almarhum Ruslan yang sempat lama tertahan di RSUZA karena tidak adanya jadwal kapal feri menuju Simeulue,” ujar Asmadi.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya soal jumlah uang yang terkumpul, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian dan rasa persaudaraan masyarakat Simeulue terhadap keluarga yang sedang menghadapi musibah.

“Alhamdulillah, jenazah almarhum Ruslan telah tiba di Desa Kuala Makmur pada Sabtu, 12 September 2026 dan telah dimakamkan di tanah kelahirannya,” kata Asmadi.

“Donasi kita serahkan berbentuk sembako dan uang sejumlah Rp. 5.950.000. Semua ini berkat bantuan dan donasi para dermawan serta masyarakat Simeulue yang digalang oleh rekan-rekan Paguyuban Teupah Timur Sao Lahan,” tambahnya.

Baca Juga :  Respon Cepat Ketua PKK Subulussalam Kunjungi Bocah Penderita Kanker Otak

Bagi keluarga, kepulangan jenazah Ruslan bukan sekadar perjalanan dari Banda Aceh menuju Simeulue. Perjalanan itu membawa sebuah harapan yang akhirnya terwujud agar almarhum dapat kembali ke kampung halaman, tempat ia melihat dunia pertama kali hingga menuju peristirahatan terakhirnya.

Di balik duka yang mendalam, ada tangan-tangan yang terulur. Ada orang-orang yang mungkin tidak memiliki hubungan darah dengan almarhum, tetapi memilih untuk hadir dan membantu.

Kisah ini menjadi bukti bahwa jarak tidak mampu memutus tali persaudaraan. Ketika seorang warga Simeulue tertimpa musibah, rasa sepenanggungan mampu menjelma menjadi kekuatan besar untuk meringankan beban keluarga yang almarhum tinggalkan.

Sementara itu, pihak keluarga almarhum Ruslan, Erin, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Paguyuban Teupah Timur Sao Lahan, seluruh dermawan, serta masyarakat yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu proses pemulangan jenazah abangnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, Terkhusus kepada Paguyuban Teupah Timur Sao lahan dan pak Iskandar DPRA. Semoga setiap rupiah yang disumbangkan menjadi amal kebaikan dan mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT,” ungkap Erin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *