Aceh Barat ||Tubinnews.com ||Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Simeulue meminta pihak Pertamina menambah kuota penyaluran Bio Solar bersubsidi ke SPBU di wilayah Simeulue. Permintaan tersebut disampaikan menyusul keluhan para sopir angkutan yang mengaku kerap kesulitan memperoleh BBM akibat terbatasnya pasokan.
Ketua DPC Organda Simeulue, Ricki, mengatakan kuota Bio Solar yang tersedia saat ini dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan kendaraan angkutan yang beroperasi setiap hari di Kabupaten Simeulue.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima dari para sopir, pasokan Bio Solar bersubsidi ke SPBU saat ini hanya masuk sekitar dua kali dalam sepekan. Kondisi tersebut menyebabkan antrean panjang dan tidak sedikit kendaraan yang gagal memperoleh BBM karena stok telah habis.
“Kami berharap pihak depot Pertamina dapat menambah kuota Bio Solar bersubsidi untuk SPBU di Simeulue. Jika selama ini pasokan hanya dua kali dalam seminggu, kami berharap dapat ditingkatkan menjadi tiga kali dalam satu minggu agar kebutuhan masyarakat, khususnya angkutan darat, dapat terpenuhi,” ujar Ricki.
Ia menilai penambahan kuota sangat penting untuk menjaga kelancaran aktivitas transportasi dan distribusi barang di Simeulue yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar bersubsidi.
Ricki juga berharap Pertamina dapat melakukan evaluasi terhadap kebutuhan riil konsumsi Bio Solar di Kabupaten Simeulue sehingga kebijakan penyaluran kuota dapat disesuaikan dengan jumlah kendaraan yang terus beroperasi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina terkait usulan penambahan kuota Bio Solar bersubsidi tersebut.














