Medan | Tubinnews.com – Keluhan warga terkait padamnya aliran listrik di kawasan Jalan Sampali, Kota Medan, viral di media sosial pada Minggu (24/5/2026). Warga mengaku listrik padam total sejak Jumat 22 Mei 2026 pukul 18.44 WIB dan hingga kini belum kembali normal.
Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan datang dari akun media sosial bernama ayypriwidary. Dalam unggahannya, ia meluapkan kekesalan terhadap lambatnya penanganan pemadaman listrik yang terjadi lebih dari satu hari.
“PLN Medan kebangetan! Dari Jumat jam 18.44 WIB sampai sekarang listrik mati total,” tulisnya.
Ia menyebut kondisi tersebut membuat aktivitas warga lumpuh. Genset disebut sudah kehabisan tenaga, power bank mulai habis, hingga baterai telepon genggam hampir mati.
Menurut warga, sejumlah wilayah lain di Kota Medan perlahan mulai kembali menyala. Namun kawasan Jalan Sampali masih berada dalam kondisi gelap gulita.
“Daerah lain di Medan udah nyala pelan-pelan, tapi Jalan Sampali masih gelap gulita,” lanjut unggahan tersebut.
Warga mengaku sempat menerima informasi bahwa pemadaman terjadi akibat gangguan transmisi jalur Rumai – Muaro Bungo. Meski memahami adanya gangguan, masyarakat mempertanyakan lamanya proses perbaikan yang belum juga selesai.
“Katanya gangguan transmisi Rumai – Muaro Bungo. Oke paham ada gangguan, tapi masa satu hari lebih belum beres juga?” tulisnya lagi.
Pemadaman berkepanjangan itu disebut berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari pekerjaan, usaha, hingga kegiatan belajar.
“Apa warga Sampali nggak diprioritaskan? Kami juga butuh kerja, butuh belajar, butuh hidup normal. Ini bukan mati lampu dua jam, ini siksaan,” ungkapnya.
Dalam unggahan tersebut, warga juga meminta pihak PLN memberikan penjelasan yang lebih jelas terkait perkembangan perbaikan dan kapan aliran listrik kembali normal.
Hingga berita ini ditulis, keluhan warga Jalan Sampali masih ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warga ikut membanjiri kolom komentar sebagai bentuk protes terhadap padamnya listrik yang belum kunjung selesai.














