Jumat, 14 Agustus 2026
No Result
View All Result
TubinNews
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Hukrim

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Rekam Podcast di YLBHI

Zulfa Dillah by Zulfa Dillah
13 Maret 2026
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, korban penyiraman air keras. (LinkedIn/Andrie Yunus)

Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, korban penyiraman air keras. (LinkedIn/Andrie Yunus)

Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Jakarta | TubinNews.com –  Andrie Yunus yang menjabat sebagai Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dilaporkan menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis malam (12/3/2026). Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius pada sejumlah bagian tubuhnya.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi saat Andrie hendak pulang setelah mengikuti podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) sekitar pukul 23.00 WIB. Sekitar pukul 23.37 WIB, Andrie tengah mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.

BeritaTerkait

WhatsApp-Image-2026-08-11-at-16-120x86 Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Rekam Podcast di YLBHI

Kapolda Aceh Tegaskan akan Kejar dan Miskinkan Bandar Narkotika

11 Agustus 2026
WhatsApp-Image-2026-08-11-at-16.04.10-120x86 Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Rekam Podcast di YLBHI

Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH

11 Agustus 2026
IMG-20260810-WA0024-120x86 Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Rekam Podcast di YLBHI

Polres Simeulue Serahkan Tersangka Pemalsuan STNK dan Penadahan ke Kejaksaan

10 Agustus 2026

“Dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor mendekati korban dari arah berlawanan di Jalan Talang atau Jembatan Talang. Kendaraan yang digunakan pelaku diduga merupakan motor Honda Beat keluaran tahun 2016 hingga 2021,” jelas Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, Jumat (13/3/2026).

Dimas menyebutkan kedua pelaku merupakan laki-laki yang beraksi menggunakan satu sepeda motor. Pengendara motor mengenakan kaos kombinasi putih dan biru, celana panjang gelap yang diduga berbahan jeans, serta helm hitam.

Sementara itu, pelaku yang berada di posisi penumpang belakang mengenakan penutup wajah atau masker menyerupai buff berwarna hitam yang menutupi sebagian wajah. Ia juga memakai kaos biru tua dan celana panjang biru yang digulung hingga pendek dan diduga berbahan jeans.

Saat mendekati korban, salah satu pelaku kemudian menyiramkan air keras ke arah Andrie hingga cairan tersebut mengenai sebagian tubuhnya dan menyebabkan luka serius.

Baca Juga :  Polres Taput Ringkus Enam Pelaku Narkoba, Satu Residivis Kembali Tertangkap

Menurut Ketua Umum YLBHI, Muhammad Isnur serangan ini menunjukkan indikasi kuat sebagai tindakan yang direncanakan dan dilakukan secara terorganisir. 

“Cara pelaku menyiramkan cairan kimia berbahaya secara langsung ke bagian tubuh vital, termasuk wajah dan saluran pernapasan, menunjukkan bahwa tindakan tersebut bukan sekadar kekerasan biasa, melainkan berpotensi dimaksudkan untuk menghilangkan nyawa korban,” jelasnya.

Ia mengatakan penyiraman air keras tersebut bukan masalah dendam pribadi, tetapi  mengarah pada konteks kerja-kerja korban sebagai pembela HAM yang selama ini secara konsisten mengungkap penyalahgunaan kekuasaan, pelanggaran HAM, serta penyempitan ruang sipil di Indonesia. 

“Sebelum peristiwa kejadian penyiraman air keras, korban sudah menerima berbagai bentuk intimidasi, termasuk panggilan mencurigakan dari nomor tidak dikenal dari hari-hari sebelumnya,” ungkap  Isnur

Siapa Andrie Yunus ?

Andrie merupakan alumni Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera dan penerima Beasiswa Jentera. Ia lulus pada 2020 dengan skripsi yang menyoroti peran paralegal dalam mewujudkan persamaan di hadapan hukum.

Andrie bekerja di Lembaga Bantuan Hukum Jakarta pada 2019–2022 sebagai advokat yang fokus pada advokasi hukum publik. Ia terlibat dalam berbagai pendampingan kasus yang berkaitan dengan kebebasan sipil dan perlindungan hak masyarakat. 

Tahun 2022 Andrie Yunus bergabung dengan KontraS dan aktif menyuarakan isu pelanggaran HAM, reformasi sektor keamanan, serta advokasi terhadap korban kekerasan negara. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS.

Sejak aktif di KontraS, Andrie dikenal sebagai salah satu aktivis yang kerap menyampaikan sikap kritis terhadap kebijakan negara, terutama yang berkaitan dengan sektor keamanan.

Andrie Yunus juga tergabung dalam Komisi Pencari Fakta (KPF) yang selama lima bulan terakhir melakukan penyelidikan independen terkait rangkaian demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi pada Agustus 2025.

Baca Juga :  Komplotan Maling Sepeda Motor Kota Medan Masih di Depan, Kali Ini Honda Beat Hitungan Detik Raib

Melalui proses investigasi yang cukup panjang, tim menemukan sejumlah temuan penting. Di antaranya dugaan penggunaan kekuatan yang tidak proporsional oleh aparat, penangkapan massal, indikasi penyiksaan terhadap sejumlah warga, serta kriminalisasi terhadap aktivis dan masyarakat sipil dalam skala luas.

Rangkaian peristiwa pada Agustus 2025 tersebut tercatat menimbulkan sedikitnya 13 korban jiwa. Selain itu, ratusan warga sipil juga dilaporkan mengalami proses kriminalisasi, sehingga peristiwa ini dinilai sebagai salah satu gelombang represi terbesar terhadap gerakan masyarakat sipil sejak era Reformasi.

Sebelumnya, Andrie Yunus juga sempat melayangkan protes keras terhadap proses pembahasan revisi Undang-Undang TNI yang dianggap tidak berlangsung secara transparan.

Pada 15 Maret 2025, ia bersama sejumlah organisasi yang tergabung dalam koalisi masyarakat sipil mendatangi ruang rapat di Hotel Fairmont Jakarta. Mereka bahkan menerobos masuk untuk menginterupsi pertemuan tertutup antara pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang tengah membahas Rancangan Undang-Undang TNI.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap mekanisme pembahasan yang dinilai tertutup dari publik dan dikhawatirkan membuka kembali ruang bagi praktik dwifungsi militer.

Tags: Aktivis KontraSPenyiraman Air KerasTindakan Kriminal

Berita Lainnya

Kapolda Aceh Tegaskan akan Kejar dan Miskinkan Bandar Narkotika
Aceh

Kapolda Aceh Tegaskan akan Kejar dan Miskinkan Bandar Narkotika

11 Agustus 2026
Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH
Hukrim

Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH

11 Agustus 2026
Polres Simeulue Serahkan Tersangka Pemalsuan STNK dan Penadahan ke Kejaksaan
Hukrim

Polres Simeulue Serahkan Tersangka Pemalsuan STNK dan Penadahan ke Kejaksaan

10 Agustus 2026
Pelaku pencurian 7 karung beras diamankan Polsek Lueng Bata Banda Aceh
Hukrim

‎Diduga Curi Beras di Banda Aceh, Pria Asal Aceh Barat Ditangkap Polisi

10 Agustus 2026
Mantan karyawan Hotel Amoda diamankan Polsek Lueng Bata
Hukrim

Tak Terima Dipecat, Mantan Karyawan Hotel Amoda Diduga Curi Laptop Inventaris

10 Agustus 2026
Kapolrestabes Medan Janji Atensi Laporan Wartawan yang Mandek Setahun Lebih
Hukrim

Kapolrestabes Medan Janji Atensi Laporan Wartawan yang Mandek Setahun Lebih

7 Agustus 2026
  • Trending
Krueng Tujoh Masuk Zona Tambang Barat Selamatkan Sungai dari Ancaman Kehancuran

Krueng Tujoh Masuk Zona Tambang Barat Selamatkan Sungai dari Ancaman Kehancuran

10 Agustus 2026
Ancam Keselamatan, Jalan Berlubang Hiasi Kabupaten Aceh Barat

Ancam Keselamatan, Jalan Berlubang Hiasi Kabupaten Aceh Barat

8 Agustus 2026
Abu Salam desak Mentan minta maaf terkait bantuan pertanian Rp2,5 triliun untuk Aceh

Soroti Kejanggalan Bantuan Rp 2,5 Triliun, Abu Salam Desak Mentan Minta Maaf Kepada Rakyat Aceh  

11 Agustus 2026
57 Tim Perebutkan Piala Danrem 012/Teuku Umar di Aceh Barat

57 Tim Perebutkan Piala Danrem 012/Teuku Umar di Aceh Barat

10 Agustus 2026

Berita Terkini

Menjaga Kota Tetap Bersih, Kisah Perjuangan Para Penyapu Jalanan

Menjaga Kota Tetap Bersih, Kisah Perjuangan Para Penyapu Jalanan

13 Agustus 2026
Simeulue Dapat Bantuan Rp2 Miliar Untuk Pendidikan

Simeulue Dapat Bantuan Rp2 Miliar Untuk Pendidikan

13 Agustus 2026
Polda Sumut Bangun dan Revitalisasi 75 Jembatan Merah Putih Presisi

Polda Sumut Bangun dan Revitalisasi 75 Jembatan Merah Putih Presisi

13 Agustus 2026
Camat Percut Sei Tuan Disorot, Warga Pertanyakan Dugaan Pungli di Alun-Alun Kecamatan

Camat Percut Sei Tuan Disorot, Warga Pertanyakan Dugaan Pungli di Alun-Alun Kecamatan

13 Agustus 2026
TubinNews

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2023-2026 - Tubinnews.com

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini