Scroll untuk baca artikel
Sosial

Mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry Lakukan Trauma Healing Bagi Anak-anak Gampong Seunong

×

Mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry Lakukan Trauma Healing Bagi Anak-anak Gampong Seunong

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry melakukan trauma healing anak TK Seunong Pidie Jaya pascabanjir
Mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry berfoto bersama murid TK Seunong usai pemberian bantuan alat tulis dan sesi trauma healing di Meunasah Senong, Pidie Jaya, Kamis (29/01/2026). (Foto: Dok. Kelompok KPM UIN)

Pidie Jaya | TubinNews.com – Sebanyak 14 mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menggelar kegiatan kemanusiaan berupa pendampingan psikososial dan trauma healing bagi murid TK Seunong, Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (29/1/2026).

Panitia melangsungkan kegiatan ini di Meunasah Senong, tempat para murid kini terpaksa belajar setelah bangunan sekolah mereka hanyut akibat banjir.

Pendampingan ini bertujuan untuk menghibur anak-anak sekaligus membantu pemulihan trauma pascabencana.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas ceria seperti ice breaking, bernyanyi bersama, serta permainan edukatif lainnya.

Selain menjadi bagian dari program resmi KPM Tematik, panitia juga memfokuskan kegiatan ini sebagai upaya pemulihan trauma agar anak-anak dapat kembali merasa aman dan nyaman dalam proses belajar.

“Kami ingin hadir sebagai penyemangat bagi adik-adik di sini,” ujar salah satu anggota KPM UIN Ar-Raniry, Lia Fitri.

“Fokus utama kami membantu pemulihan trauma mereka agar tidak lagi merasa takut dan bisa kembali ceria seperti sebelumnya,” tambahnya.

Ia menambahkan, meskipun kondisi fisik anak-anak secara umum mulai membaik, anak-anak masih membutuhkan pendekatan emosional secara intensif.

Hasil pengamatan lapangan menunjukkan mayoritas anak antusias mengikuti kegiatan, namun sebagian masih membutuhkan pendekatan khusus karena pendiam dan kurang responsif.

Selain pendampingan psikososial, mahasiswa KPM juga menyerahkan bantuan berupa paket alat tulis dan mainan edukatif yang didukung oleh Komunitas Sidaq. Mereka memberikan bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan agar anak-anak tetap termotivasi untuk belajar di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan pascabencana.

“Harapan kami, fasilitas sekolah dapat segera terpenuhi dan perlengkapan belajar murid bisa merata, sehingga mereka tetap semangat bersekolah dan kembali menjalani aktivitas belajar seperti sediakala,” harap Lia.

Baca Juga :  Prajurit TNI Bersihkan Sekolah Pascabanjir Aceh Tamiang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *