Deli Serdang | TubinNews.com — Aparat kepolisian menggerebek kawasan yang dikenal sebagai kampung narkoba di Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (29/1/2026). Dalam operasi besar tersebut, polisi mengamankan empat orang terduga pengedar narkotika beserta sejumlah barang bukti bernilai fantastis.
Pantauan di lokasi, hampir ratusan personel kepolisian diterjunkan sejak pagi hari. Aparat melakukan penyisiran menyeluruh di kawasan permukiman yang selama ini diduga kuat menjadi pusat peredaran narkoba.
Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Andy Arisandi, yang baru tiga bulan menjabat, didampingi Kepala Desa Percut, Ansyari Syah.
Dari hasil penggerebekan, petugas berhasil menyita uang tunai ratusan juta rupiah, paket narkoba siap edar, alat timbangan digital, bong penghisap, puluhan unit telepon genggam, catatan transaksi, serta sejumlah kamera CCTV.
CCTV tersebut diketahui dipasang di pintu masuk kawasan untuk memantau aktivitas keluar-masuk, sebagai sistem pengamanan jaringan narkoba dari pantauan aparat.
“Hari ini kami mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat tindak pidana narkoba. Penindakan seperti ini akan terus kami lakukan sampai Desa Percut benar-benar aman dari narkoba,” tegas Kombes Pol Andy Arisandi di lokasi.
Ia menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan aparat semata, melainkan membutuhkan peran aktif masyarakat.
“Kami sangat membutuhkan dukungan warga untuk memberikan informasi terkait peredaran narkoba. Tanpa dukungan masyarakat, upaya ini tidak akan maksimal,” ujarnya.
Terkait jalannya operasi, Andy memastikan penggerebekan berlangsung kondusif tanpa adanya perlawanan dari para terduga pelaku.
“Tidak ada perlawanan. CCTV yang kami amankan akan kami analisa sebagai alat bukti untuk mengungkap jaringan narkoba yang lebih luas. Perkembangannya akan kami sampaikan,” tambahnya.
Sementara itu, warga Desa Percut menyambut positif langkah tegas aparat kepolisian. Salah seorang warga, Jamaluddin Hasibullah, mengaku lega atas penggerebekan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi tindakan Polda Sumatera Utara. Keluhan kami selama ini akhirnya didengar. Mudah-mudahan tidak berhenti sampai di sini saja. Kami siap membantu agar desa kami benar-benar bersih dari narkoba,” ungkapnya.

















