Peristiwa

Hujan Deras Picu Banjir di Dua Kecamatan Nagan Raya

×

Hujan Deras Picu Banjir di Dua Kecamatan Nagan Raya

Sebarkan artikel ini
Salah satu rumah warga yang terendam oleh banjir. (Dok. BPBD Nagan Raya)
Salah satu rumah warga yang terendam oleh banjir. (Dok. BPBD Nagan Raya)

Nagan Raya | TubinNews.com – Banjir merendam 11 gampong di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Minggu (25/10/2026) malam. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama sepekan terakhir memicu luapan Sungai Krueng Lamie dan Krueng Tripa.

‎Banjir mulai terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga di dua kecamatan tersebut.

‎Di Kecamatan Darul Makmur, banjir melanda Gampong Ujong Lamie, Kuta Trieng, dan Geulangang Gajah.

‎Sementara itu, di Kecamatan Tripa Makmur, banjir menggenangi Gampong Panten Pange, Ujong Krueng, Mon Dua, Neubok Yee PP, Neubok Yee PK, Pasi Kebeu Dom, Lueng Kebeu Jagat, dan Kabu.

‎Petugas masih mendata jumlah warga yang terdampak. Hingga laporan diterima pada Senin (26/10/2026), belum ada laporan warga mengungsi maupun korban jiwa.

‎Meski demikian, air masih menggenangi sejumlah permukiman. Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas warga, terutama mereka yang tinggal di sekitar sungai dan dataran rendah.

‎Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya telah turun ke lapangan untuk melakukan asesmen dan mendata dampak banjir. Petugas juga memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak.

‎Pendataan tersebut menjadi dasar bagi petugas untuk mengetahui kebutuhan warga dan menentukan langkah penanganan selanjutnya.

‎Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mengimbau warga di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur agar meningkatkan kewaspadaan. Warga yang tinggal di sekitar Sungai Krueng Lamie dan Krueng Tripa perlu memantau kenaikan debit air, terutama jika hujan deras kembali turun.

‎BPBA juga meminta warga mengamankan barang penting dan menjaga keselamatan anggota keluarga. Warga sebaiknya menghindari aktivitas di sekitar sungai saat debit air meningkat.

‎‎Jika banjir semakin tinggi dan mengancam keselamatan, warga diminta segera berkoordinasi dengan aparatur gampong atau petugas penanggulangan bencana setempat.

Baca Juga :  Banjir Rendam Kota Medan

‎‎BPBA dan BPBD Nagan Raya terus memantau situasi serta berkoordinasi untuk menindaklanjuti perkembangan banjir sesuai kondisi di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *