Scroll untuk baca artikel
TNI-POLRI

Kapolda Aceh Minta Perencanaan Program dan Anggaran Lebih Tepat Sasaran

×

Kapolda Aceh Minta Perencanaan Program dan Anggaran Lebih Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memberikan kata sambutan dalam Rakernis Fungsi Perencanaan Tahun 2026. (TubinNews/HO-Biro Humas Polda Aceh)
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memberikan kata sambutan dalam Rakernis Fungsi Perencanaan Tahun 2026. (TubinNews/HO-Biro Humas Polda Aceh)

Banda Aceh | TubinNews.com – Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan meminta jajarannya memperbaiki kualitas perencanaan program dan anggaran. Ia ingin setiap anggaran Polri digunakan sesuai kebutuhan dan memberikan hasil yang jelas.

Ruddi menyampaikan hal itu saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Perencanaan Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Senin (14/9/2026).

Menurut Ruddi, fungsi perencanaan menjadi bagian penting dalam menentukan arah organisasi. Perencanaan juga menjadi dasar dalam menetapkan program dan kebutuhan anggaran.

Karena itu, ia meminta setiap satuan kerja menyusun program berdasarkan kondisi di lapangan. Program yang dibuat harus memiliki prioritas dan tujuan yang jelas.

“Perencanaan yang baik bukan sekadar dokumen, tetapi harus mampu menjawab kebutuhan organisasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Ruddi.

Kapolda Aceh juga mengingatkan jajarannya agar tidak menjadikan administrasi sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan perencanaan. Ia ingin setiap rencana menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Ruddi meminta satuan kerja mengutamakan program yang benar-benar dibutuhkan. Kegiatan yang bersifat pendukung harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran.

Ia juga meminta seluruh fungsi memperkuat kerja sama dalam menjalankan program. Menurutnya, koordinasi yang baik akan membantu organisasi menggunakan sumber daya secara lebih efektif.

“Justru di tengah keterbatasan itulah kreativitas dan inovasi kita harus muncul,” ujarnya.

Ruddi mendorong jajarannya mencari pola kerja yang lebih sederhana dan efisien. Ia juga meminta proses kerja yang tidak efektif untuk disederhanakan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas. Setiap keputusan harus memiliki dasar data dan kebutuhan yang jelas.

Rakernis tersebut diharapkan menghasilkan rumusan yang dapat diterapkan oleh seluruh jajaran. Strategi yang disusun juga harus mampu menjawab kebutuhan organisasi.

Baca Juga :  Ngopi Bareng: Ditlantas Polda Aceh Ajak Komunitas Sepeda Motor untuk Kolaborasi Meningkatkan Keselamatan Lalu Lintas

“Kita ingin menghasilkan strategi perencanaan dan penganggaran yang realistis dan dapat menjawab kebutuhan organisasi,” kata Ruddi.

Dalam kegiatan itu, Polda Aceh juga memberikan penghargaan kepada sejumlah satuan kerja. Penghargaan tersebut diberikan atas capaian dalam pelayanan publik dan tata kelola organisasi.

Penghargaan Kapolri kategori Pelayanan Prima Tahun 2025 diberikan kepada Polres Lhokseumawe, Polres Langsa, dan Polres Aceh Tamiang.

Sementara itu, penghargaan Kapolda Aceh untuk pengisian aplikasi SI-ABK Tahun 2025 diberikan kepada Satbrimob Polda Aceh dan Polres Lhokseumawe.

Untuk kategori nilai AKIP tertinggi Tahun 2026, penghargaan diberikan kepada Itwasda Polda Aceh dan Polres Lhokseumawe.

Ruddi mengapresiasi capaian tersebut. Ia berharap penghargaan itu mendorong satuan kerja lain meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Rakernis Fungsi Perencanaan Tahun 2026 diikuti 125 peserta. Peserta terdiri atas 56 orang dari Polda Aceh dan 69 orang dari polres serta polresta jajaran.

Wakapolda Aceh dan para pejabat utama Polda Aceh turut hadir dalam kegiatan tersebut. Peserta lainnya terdiri atas Wakapolres, Kabag Perencanaan, Kasubbag Renmin atau Kaur Renmin, serta operator fungsi perencanaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *