Aceh Barat|Tubinnews.com| Ketua Komisi I DPRK Aceh Barat Ramli, menyoroti dugaan aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) oleh kendaraan hauling pada siang hari.
Ramli mengatakan informasi tersebut berasal dari keluhan masyarakat yang diterimanya berdasarkan informasi itu truk pengangkut batu bara disebut beroperasi pada malam hari dan kemudian diduga mengantre untuk mengisi BBM subsidi pada siang hari.
Persoalannya, kata Ramli bagaimana pemerintah daerah memastikan praktik tersebut tidak terjadi jika pengawasan tidak dilakukan secara rutin di lapangan.
“Kalau dikatakan tidak ada pengisian minyak, bagaimana cara pengawasannya? Di mana pemantauannya? Ini yang kami pertanyakan,” kata Ramli, Senin (24/8/2026).
Ia mempertanyakan sejauh mana Dinas Perhubungan Aceh Barat mengawasi pergerakan kendaraan hauling terutama di luar jam kerja dan ketika aktivitas pengangkutan berlangsung pada malam hari.
Bagi Ramli, pengawasan administratif saja tidak cukup. Petugas harus hadir di lapangan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi ketentuan.
Salah satu persoalan yang menurut dia perlu segera dibenahi adalah identitas kendaraan. Ramli meminta setiap truk hauling diberi nomor lambung atau identitas khusus yang mudah dikenali.
Nomor lambung itu, kata dia, bukan sekadar penanda kendaraan. Identitas tersebut diperlukan agar setiap pelanggaran dapat ditelusuri dan kendaraan yang bersangkutan bisa segera diketahui.
Buat nomor lambung pada setiap truk. Kalau ada pelanggaran, kendaraan bisa langsung diidentifikasi. Jangan sampai kita kesulitan mengetahui kendaraan mana yang melakukan pelanggaran, ujarnya.
Ramli mengaku usulan tersebut sebelumnya telah disampaikan kepada pihak terkait namun penerapannya dinilai belum maksimal.
Pengawasan juga, kata dia, tidak boleh berhenti pada persoalan BBM. Tonase kendaraan, kecepatan, penggunaan penutup muatan, serta jarak antar kendaraan selama perjalanan harus menjadi bagian dari pengawasan.
Ia menilai pelanggaran terhadap aspek-aspek tersebut bukan hanya persoalan administrasi a ktivitas hauling yang tidak diawasi secara ketat berpotensi berdampak langsung terhadap keselamatan pengguna jalan dan masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur pengangkutan.
Jangan hanya mengatakan ada pengawasan. Turun ke lapangan dan lihat langsung. Masyarakat setiap hari menyampaikan keluhan, kata Ramli.













