Banda Aceh | TubinNews.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menargetkan jumlah kunjungan wisatawan ke Aceh tetap berada di atas dua juta orang sepanjang tahun 2026. Target tersebut dipertahankan meskipun sejumlah wilayah di Aceh sempat terdampak bencana banjir yang berpotensi memengaruhi aktivitas sektor pariwisata.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Aceh, Akmal Fajar, mengatakan optimisme pencapaian target tersebut didasarkan pada tren pertumbuhan sektor pariwisata Aceh yang menunjukkan peningkatan positif dalam beberapa tahun terakhir.
“Target kita tetap di atas dua juta wisatawan,” ujar Akmal Fajar kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, sektor pariwisata Aceh selama beberapa tahun terakhir mencatat pertumbuhan yang cukup signifikan. Data yang dimiliki Disbudpar Aceh menunjukkan tren peningkatan kunjungan wisatawan rata-rata sekitar 20 persen setiap tahun.
“Trennya selama ini terus meningkat, sekitar 20 persen per tahun,” katanya.
Akmal menjelaskan, capaian tersebut menjadi modal penting bagi Pemerintah Aceh untuk terus mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Berbagai strategi promosi, penguatan destinasi wisata, serta penyelenggaraan event pariwisata terus dilakukan guna menjaga daya tarik Aceh di mata wisatawan.
Meski demikian, ia mengakui bahwa berbagai faktor eksternal, termasuk bencana alam seperti banjir yang sempat melanda sejumlah daerah, dapat memengaruhi pergerakan wisatawan dan capaian target kunjungan yang telah ditetapkan.
“Target ini bisa saja kita sesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.
Namun demikian, Pemerintah Aceh tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas pertumbuhan sektor pariwisata melalui berbagai langkah adaptif yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Upaya tersebut dilakukan agar sektor pariwisata tetap mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan pertumbuhan ini,” kata Akmal.
Menurutnya, potensi pariwisata Aceh yang didukung kekayaan budaya, wisata sejarah, wisata religi, wisata alam, serta berbagai event berskala daerah dan nasional menjadi modal kuat untuk mempertahankan minat wisatawan berkunjung ke Aceh. (***)
















