Deli Serdang | TubinNews.com – Aktivitas galian C yang diduga berkedok program “cetak sawah” di Desa Durian, Kecamatan Pantai Labu, Sabtu (11/4/2026), menuai sorotan tajam. Kegiatan tersebut disinyalir menjadi penyebab rusaknya jalan milik Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang baru saja selesai diaspal oleh dinas terkait.
Berdasarkan pantauan jurnalis di lokasi, kondisi jalan yang sebelumnya mulus kini tampak kupak-kapik. Sejumlah titik mengalami kerusakan cukup parah, diduga akibat intensitas lalu lintas truk bermuatan berat yang keluar masuk dari area galian.
Tak hanya merusak infrastruktur, aktivitas truk over kapasitas juga mengganggu kenyamanan warga. Kendaraan besar tersebut melintasi kawasan permukiman, memicu debu tebal yang mencemari udara dan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat sekitar.
Saat dikonfirmasi, dua orang pengawas di lokasi enggan memberikan penjelasan. Keduanya justru mengarahkan jurnalis untuk menemui pihak lain yang disebut bertanggung jawab.
“Kami hanya jaga di sini bang, lebih lanjut jumpai saja Siagian, dia yang punya tanggung jawab,” ujar salah seorang pengawas singkat.
Ironisnya, aktivitas galian C ini disebut-sebut berkaitan dengan penyediaan material untuk proyek pembangunan jembatan milik Pemkab Deli Serdang. Namun, metode operasional di lapangan dinilai bertentangan dengan aturan, serta mengabaikan dampak terhadap fasilitas umum.
Sebelumnya, Bupati Deli Serdang, Asriluddin Tambunan, telah mengimbau seluruh pihak untuk menjaga infrastruktur jalan yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Masyarakat pun berharap adanya tindakan tegas dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum terhadap aktivitas yang dinilai merugikan tersebut. Warga juga mendesak Polsek Pantai Labu agar tidak menutup mata dan segera turun tangan menindaklanjuti dugaan pelanggaran.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dikabarkan akan segera merespons laporan masyarakat terkait aktivitas galian C yang diduga merusak jalan tersebut.









