Bireuen | TubinNews.com – Ratusan anak jenjang TK di Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Beberapa anak dilarikan ke Puskesmas Simpang Mamplam. Banyaknya korban yang berjatuhan sehingga dirujuk juga ke RSUD dr. Fauziah.
“Banyak gampong yang mengalami keracunan, ada 12 gampong. Di Peuneulet Baroh ada, Cureh Tunong ada, Blang Kuta juga ada,” ujar salah seorang keluarga korban, Fitri.
Ia mengatakan, makanan yang dicurigai menjadi pemicu adalah empat butir bakso yang terdapat dalam setiap porsi.
Anak-anak, lanjutnya, yang mengkonsumsi bakso tersebut mengalami gejala yang cukup berat sehingga harus mendapatkan penanganan medis. Sementara orang dewasa yang ikut memakannya hanya merasakan gejala ringan.
“Orang dewasa tidak sampai keracunan berat, hanya pusing dan sakit perut. Mungkin untuk anak-anak dosisnya terlalu banyak,” kata Fitri.
Ia menjelaskan bahwa sistem pembagian MBG dibagikan per porsi ke rumah siswa selama Ramadan, “MBG-nya didistribusikan secara door to door ke rumah masing-masing pada sore hari supaya siswa enggak ribet ke sekolah,” ucap Fitri.
SPPG Simpang Mamplam yang membuat dan mendistribusikan MBG telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk diselidik lebih lanjut. “Lokasi penyedia MBG udah disegel sama pihak berwajib. Katanya untuk keperluan penyelidikan,” tambah Fitri.
















