Selasa, 10 Maret 2026
TubinNews
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Fokus Redaksi

Kuasa Allah di Balik Banjir Aceh, Rumah yang Utuh Saat Sekolah Hanyut

Nurul Azkia by Nurul Azkia
8 Januari 2026
Kuasa Allah di Balik Banjir Aceh, Rumah yang Utuh Saat Sekolah Hanyut

Kondisi perumahan di kawasan Blang Awee, Pidie Jaya pasca banjir bandang . (Foto: dok. TubinNews/Azkia).

Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Tubinnews — Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh pada akhir November 2025 meninggalkan banyak cerita dari warga terdampak. Salah satunya datang dari kawasan Blang Awe, Pidie Jaya, yang kembali dituturkan oleh Suci Ramadani berdasarkan pengalaman langsung saudara qarib Suci saat banjir terjadi.

Cerita itu ia dengar ketika singgah ke rumah saudaranya yang berada persis di depan Krueng Blang Awe. Meski kunjungan dilakukan setelah banjir berlalu, kisah tentang hari pertama banjir pada 25 November 2025 masih diceritakan secara rinci oleh keluarga qarib yang mengalaminya langsung.

BeritaTerkait

WhatsApp-Image-2026-03-03-at-00.37.33-1-120x86 Kuasa Allah di Balik Banjir Aceh, Rumah yang Utuh Saat Sekolah Hanyut

Arfiansyah dan Misi Mengembalikan Ilmu untuk Negeri

3 Maret 2026
WhatsApp-Image-2026-03-02-at-00.52.44-120x86 Kuasa Allah di Balik Banjir Aceh, Rumah yang Utuh Saat Sekolah Hanyut

Puasa sebagai Terapi Alami Rasulullah dalam Merawat Kebugaran Fisik

2 Maret 2026
WhatsApp-Image-2026-02-27-at-22.28.44-120x86 Kuasa Allah di Balik Banjir Aceh, Rumah yang Utuh Saat Sekolah Hanyut

Ratusan Anak di Bireuen Diduga Alami Keracunan setelah Konsumsi Bakso Program MBG

27 Februari 2026

Sebelum banjir, Krueng Blang Awe dikenal sebagai aliran air yang tidak besar. Lebarnya relatif kecil dan tidak seluas kondisi setelah banjir menerpa.

Namun hujan deras membuat krueng meluap dan berubah jauh lebih besar dari biasanya. Menurut keluarga yang bercerita kepada Suci Ramadani, pada awal kejadian kondisi air di sekitar krueng masih terlihat aman.

“Untuk kondisi air di sekitar krueng itu aman, tidak terlalu parah,” ujar Suci Ramadani.

Keluarga tersebut tinggal tepat di sisi krueng dan menempati dua rumah yang saling berdampingan. Satu rumah dihuni oleh ibu, yang diketahui bernama Lia dan keluarganya, sementara satu rumah lainnya dihuni oleh nenek (Ibu kandung Lia).

“Satu keluarga ada dua rumah. Rumah ibu Lia beserta keluarganya, dan satu rumah lagi rumah nenek,” kata Suci Ramadani.

Ketika situasi mulai terasa tidak menentu, keluarga yang berada di rumah ibu Lia memutuskan melarikan diri bersama-sama. Dalam kondisi panik dan serba cepat itulah, nenek tertinggal di rumahnya.

Baca Juga :  PDI Perjuangan Tambah Tim Kesehatan Bantu Korban Banjir Aceh

Saat meninggalkan rumah, kondisi di jalan justru berubah drastis. Air bergerak dan naik bersamaan dengan perjalanan mereka.

“Pas mereka lagi dalam perjalanan melarikan diri, airnya berbarengan dengan mereka,” ujarnya.

Di jalan, ketinggian air terus bertambah. Mobil yang mereka gunakan tidak lagi bergerak karena mesin dan justru terbawa arus banjir.

“Bannya sudah tidak menginjak tanah lagi. Mobilnya enggak bergerak karena mesin, tapi dibawa oleh air,” ujar Suci Ramadani apa adanya seperti yang di tuturkan oleh saudara yang mengalaminya.

Meski berada dalam kondisi tersebut, seluruh anggota keluarga di dalam mobil berhasil selamat. Sementara itu, kondisi di sekitar rumah justru berbeda. Rumah nenek yang berada tepat di samping krueng tidak dimasuki air. Air hanya naik hingga ke aspal dan teras. Hal serupa juga terjadi pada rumah ibu yang berada di sebelahnya.

“Kuasa Allah ya, rumahnya memang sedekat itu dengan Krueng, tapi enggak masuk air ke dalamnya. Cuma naik air sampai ke aspal saja, tidak sampai ke rumahnya. Mungkin karena rumahnya agak tinggi. Cuma kurang paham juga, karena rumah nenek (ibu kandung Lia) di samping itu juga enggak masuk air ke dalam rumah, cuma sampai teras saja,” katanya.

Di kawasan lain yang tidak jauh dari lokasi tersebut, sejumlah rumah terendam hingga ke atap. Bangunan di sekitar Pesantren Ummul Ayman II diketahui mengalami genangan cukup parah karena posisinya yang berada di samping krueng.

“Yang mencolok itu adalah rumah-rumah tenggelam sampai atap, apalagi rumah yang di samping Blang Awe itu. Di sampingnya ada Pesantren Ummul Ayman II, memang terendam banget karena memang posisinya dekat krueng,” ujar Suci.

Baca Juga :  Mayat Korban Banjir Tanpa Identitas Dievakuasi ke RS Cut Meutia

Di seberang krueng, sebuah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) yang sebelumnya berdiri di kawasan tersebut kini telah hilang, hanyut terbawa arus banjir. Menurut Suci, kejadian ini dipahami sebagai salah satu kuasa Allah yang ditampakkan.

Di tengah rumah yang selamat dari genangan, bangunan yang terendam, hingga sekolah yang hanyut terbawa arus, warga memaknai peristiwa tersebut dengan cara masing-masing. Bagi keluarga yang mengalaminya langsung, banjir ini dipahami sebagai salah satu kuasa Allah yang hadir dengan cara yang tidak selalu dapat dijelaskan oleh jarak dan ukuran semata.

Tags: Banjir AcehBanjir Pidie JayaBlang Awe

Berita Lainnya

Arfiansyah dan Misi Mengembalikan Ilmu untuk Negeri
Featured

Arfiansyah dan Misi Mengembalikan Ilmu untuk Negeri

3 Maret 2026
Ilustrasi menunggu momen berbuka puasa (Foto: ilustrasi dibuat menggunakan Gemini AI)
Fokus Redaksi

Puasa sebagai Terapi Alami Rasulullah dalam Merawat Kebugaran Fisik

2 Maret 2026
Salah satu anak korban Keracunan MBG kecamatan Sp Mamplam, Jumat (27/2/2026) (dok/Masakini.co)
Fokus Redaksi

Ratusan Anak di Bireuen Diduga Alami Keracunan setelah Konsumsi Bakso Program MBG

27 Februari 2026
Ilustrasi utang sebagai batu besar yang harus dipikul seseorang dengan penuh susah payah. (Foto. Ilustrasi dibuat menggunakan ChatGPT)
Fokus Redaksi

Utang Bisa Menghanguskan Tiket Menuju Pintu Surga

25 Februari 2026
Buku Sebelum Kita Lupa Pulang. (Dok. Khalid Muntadzar)
Featured

Menulis Jalan Pulang untuk Mereka yang Terluka

10 Februari 2026
Buruh bangunan yang merupakan bagian dari pekerjaan setengah pengangguran. (Dok. suarasurabaya.net)
Ekonomi

Setengah Pengangguran Meningkat di Tengah Penurunan TPT Aceh

7 Februari 2026
  • Trending
Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

2 November 2025
Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

21 Juni 2025
Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

19 Oktober 2025
Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

26 Februari 2026

Berita Terkini

Anggota KAMMI berfoto bersama sebelum berbagi takjil. (TubinNews/Nurul Azkia)

KAMMI Banda Aceh Sasar Pengemudi Ojol dalam Aksi Bagi Takjil

10 Maret 2026
Sekda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah di Meulaboh, Pastikan Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadhan

Sekda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah di Meulaboh, Pastikan Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadhan

9 Maret 2026
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan bersama Ketua TP PKK, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan didampingi Direktur BUMD Grha Bhineka Perkasa Jaya, Deny Reza ST melakukan pemukulan bedug sebagai tanda dibukanya pelaksanaan Ramadan Fair dan Festival Rakyat 2026. (Dok/Ist)

Ramadan Fair Deli Serdang Dorong UMKM di Lubuk Pakam

9 Maret 2026
Kumpulan banyak nya wajan-wajan tanah liat yang tersusun rapi milik Nurmala. (TubinNews/Nurul Azkia)

Wajan Tanah Liat Kian Jarang Diminati di Pasar Beureunuen

9 Maret 2026
TubinNews

© 2025 TubinNews.com.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
    • Kejaksaan
    • TNI-POLRI
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Pendidikan
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Religi
  • Sosial