Karawang | TubinNews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
Penganugerahan tersebut dilakukan Presiden Prabowo di sela Panen Raya Nasional dan pengumuman keberhasilan pencapaian swasembada pangan, yang berlangsung di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan nasional tersebut turut dihadiri sekitar 5.000 petani dan penyuluh pertanian se-Jawa Barat, serta disaksikan secara daring oleh lebih dari dua juta petani dari seluruh Indonesia.
Selain Dr. Harli Siregar sebagai perwakilan dari institusi Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Presiden Republik Indonesia juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada sejumlah pejabat tinggi Kejaksaan Republik Indonesia, yakni Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Dr. Febrie Adriansyah, Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI Dr. Kuntadi, Jaksa Agung Muda Intelijen Prof. Dr. Reda Mantovani, serta Staf Ahli Jaksa Agung RI Bidang Pertimbangan Hukum Katarina Endang Sarwestri.
Penghargaan serupa juga diberikan kepada beberapa Kepala Kejaksaan Tinggi lainnya, di antaranya Kajati Jawa Barat, Kajati Jawa Timur, Kajati Sulawesi Selatan, hingga Inspektur Keuangan pada Jaksa Agung Muda Pengawasan, H. Agus Salim.
Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi yang dianugerahkan Presiden Republik Indonesia kepada warga negara yang dinilai berjasa besar melalui darma bakti luar biasa dalam pembangunan nasional di berbagai bidang. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi signifikan yang berdampak positif dan melayani kepentingan umum.
Kajati Sumatera Utara Dr. Harli Siregar dalam publikasi resminya menyampaikan bahwa penerimaan penghargaan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan, tidak hanya bagi dirinya secara pribadi, tetapi juga bagi seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
“Penghargaan ini merupakan bukti bahwa para penerima sebagai pejabat publik telah berupaya maksimal melakukan pelayanan umum secara baik dan layak, dan hal ini juga tentu menjadi suatu pendorong dan semangat untuk melaksanakan pengabdian kepada bangsa dan masyarakat yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Harli Siregar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kinerja penegakan hukum yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
“Ke depannya kita akan melakukan langkah-langkah strategis dalam penegakan hukum yang berorientasi pada kepentingan umum dan kemaslahatan masyarakat,” tegasnya.

















