Kamis, 21 Mei 2026
No Result
View All Result
TubinNews
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Aceh

Pemerintah Aceh Apresiasi Konsulat Amerika Atas Pelaksanaan Crisis Management Exercise

Redaksi by Redaksi
29 Oktober 2024
Pemerintah Aceh Apresiasi Konsulat Amerika Atas Pelaksanaan Crisis Management Exercise

Plh. Asisten I Sekda Aceh, Drs. Syakir, M.Si, mewakili Gubernur Aceh, membacakan sambutan dalam acara Crisis Management Exercise yang diadakan untuk memperingati 20 tahun tsunami Aceh di Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala, pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Banda Aceh | Tubinnews – Pemerintah Aceh memberikan apresiasi kepada Konsulat Amerika Serikat atas inisiatif penyelenggaraan Crisis Management Exercise, yang diadakan untuk memperingati 20 tahun tsunami Aceh.

Penghargaan ini disampaikan oleh Plh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh, Syakir, saat membacakan sambutan Pj Gubernur Aceh di acara Crisis Management Exercise yang berlangsung di Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala (USK) pada Selasa (29/10/2024).

BeritaTerkait

Screenshot_20260521_010308_WhatsApp-120x86 Pemerintah Aceh Apresiasi Konsulat Amerika Atas Pelaksanaan Crisis Management Exercise

Viral Wisata Samosir, Ribut Soal Tarif Masuk, Pria Mengamuk Pakai Batu

21 Mei 2026
WhatsApp-Image-2026-05-20-at-23.07.19-120x86 Pemerintah Aceh Apresiasi Konsulat Amerika Atas Pelaksanaan Crisis Management Exercise

Wagub Aceh Temui Mensos, Bahas Penambahan PBI JK hingga Dukungan Penanganan Bencana dan Sekolah Rakyat

20 Mei 2026
WhatsApp-Image-2026-05-20-at-23.08.22-120x86 Pemerintah Aceh Apresiasi Konsulat Amerika Atas Pelaksanaan Crisis Management Exercise

Gubernur Aceh Hadiri Paripurna DPRA Penyampaian Rekomendasi LKPJ 2025

20 Mei 2026

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Konsulat Amerika Serikat, Universitas Syiah Kuala, dan BPBA yang telah merancang pelatihan ini. Keterlibatan Mr. Michael Jack, seorang ahli manajemen krisis dari Foreign Service Institute, memberikan perspektif baru dan praktik terbaik internasional yang dapat memperkaya pengalaman kita,” ujar Syakir.

Menurut Syakir, pelaksanaan Crisis Management Exercise dalam rangka peringatan 20 tahun tsunami Aceh merupakan momentum yang tepat dan strategis. Latihan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi merupakan bagian penting dari upaya berkelanjutan untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Diketahui bahwa sudah 20 tahun berlalu sejak gelombang dahsyat menerjang pesisir Aceh pada pagi Minggu 26 Desember 2004. Gempa berkekuatan 9,3 SR yang disusul tsunami telah mengubah lanskap kehidupan di Aceh selamanya. Lebih dari 170 ribu nyawa melayang, ratusan ribu rumah hancur, dan infrastruktur vital mengalami kerusakan parah.

“Di balik kehancuran tersebut, kita menyaksikan sebuah mukjizat kemanusiaan yang luar biasa, solidaritas global yang mengalir tanpa henti ke Aceh. Amerika Serikat, melalui pemimpin dan rakyatnya, tampil sebagai salah satu negara terdepan dalam memberikan bantuan kemanusiaan. Kita masih ingat bagaimana USAID dan berbagai lembaga Amerika lainnya bergerak cepat untuk mengirimkan bantuan, yang merupakan wujud nyata kepedulian yang telah menyelamatkan ribuan nyawa dan membantu Aceh bangkit kembali,” kata Syakir.

Baca Juga :  Ketua DPRK Dan Bupati Hadiri MTQ XI Desa Salur, Kegiatan Langsung Dibuka Bupati
WhatsApp-Image-2024-10-29-at-21.32.57-630x380 Pemerintah Aceh Apresiasi Konsulat Amerika Atas Pelaksanaan Crisis Management Exercise
Plh. Asisten I Sekda Aceh, Drs. Syakir, M.Si, bersama perwakilan Konsulat AS dan peserta lainnya dalam acara Crisis Management Exercise untuk memperingati 20 tahun tsunami Aceh di TDMRC USK, Selasa, 29 Oktober 2024.

Selain Amerika Serikat, solidaritas serupa juga ditunjukkan oleh Uni Eropa dan negara-negara anggotanya, komunitas ASEAN, serta berbagai organisasi PBB seperti UNDP, UNICEF, WHO, dan WFP. Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia juga berperan penting dalam pembiayaan rekonstruksi.

Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, bersama ratusan NGO internasional, bekerja tanpa lelah di lapangan. Melalui Multi-Donor Fund, lebih dari 7 miliar dollar AS bantuan internasional dikelola secara akuntabel untuk membangun kembali Aceh yang lebih baik.

“Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh-Nias yang dibentuk oleh Pemerintah saat itu bertugas memastikan setiap bantuan tepat sasaran. Dalam waktu empat tahun, lebih dari 140 ribu rumah baru telah dibangun, 1.700 sekolah beroperasi kembali, 363 kilometer jalan dipulihkan, serta 13 pelabuhan laut dan 8 bandar udara diperbaiki. Ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga wujud dari tekad masyarakat Aceh untuk bangkit dari keterpurukan,” ungkap Syakir.

Syakir menambahkan, dua dekade pasca tsunami telah mengubah Aceh tidak hanya dalam hal infrastruktur, tetapi juga dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana. Kini, Aceh memiliki Pusat Peringatan Dini Tsunami yang beroperasi 24 jam, dilengkapi dengan jaringan buoy tsunami, seismograf, dan tide gauge yang tersebar di pesisir. Sistem ini terhubung langsung dengan BMKG dan pusat peringatan tsunami internasional, memastikan informasi bencana dapat diterima dalam hitungan menit.

Di sepanjang pesisir Aceh, lebih dari 50 escape building telah dibangun dengan standar tahan gempa dan tsunami, serta ratusan kilometer jalur evakuasi yang dilengkapi rambu-rambu dan titik kumpul yang aman. Masyarakat juga secara rutin melakukan simulasi evakuasi untuk memastikan setiap warga tahu apa yang harus dilakukan ketika bencana mengancam.

Pendidikan kebencanaan kini telah menjadi bagian integral dari kurikulum sekolah di Aceh, dengan lebih dari seribu sekolah siaga bencana dibentuk. Anak-anak tidak hanya belajar tentang karakteristik bencana, tetapi juga praktik penyelamatan diri dan pertolongan pertama. Para guru dilatih secara berkala, dan setiap sekolah memiliki rencana kontingensi yang jelas.

Baca Juga :  Camat Percut Sei Tuan Gelar Sosialisasi Pemekaran, Begini Kata Warga!

Di tingkat komunitas, Pemerintah Aceh telah membentuk 500 Gampong Siaga Bencana yang dilengkapi dengan tim tanggap darurat terlatih. Setiap gampong memiliki peta risiko, jalur evakuasi, dan prosedur tetap penanganan bencana. Forum Pengurangan Risiko Bencana yang beranggotakan berbagai elemen masyarakat aktif melakukan kajian risiko dan merencanakan program-program berbasis masyarakat untuk mengurangi risiko bencana.

Namun, Syakir mengingatkan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir dari perjalanan atau puncak dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat, karena perubahan iklim global membawa tantangan baru berupa peningkatan frekuensi dan intensitas bencana.

“Urbanisasi yang pesat menuntut kita untuk terus memperbarui strategi mitigasi dan evakuasi. Teknologi yang berkembang pesat juga membuka peluang dan tantangan dalam sistem peringatan dini dan manajemen bencana. Ke depan, kita berharap dapat memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan teknologi deteksi dini dan sistem informasi bencana,” tambah Syakir.

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kapasitas penelitian dan pengembangan di bidang kebencanaan, khususnya melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan dan lembaga riset internasional. Pelatihan Crisis Management Exercise hari ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan harapan tersebut.

“Kita berkomitmen untuk berbagi pengalaman dan pembelajaran dengan wilayah lain yang memiliki risiko bencana serupa. Kita telah membuktikan bahwa dari puing kehancuran, sebuah sistem ketahanan bencana yang tangguh dapat dibangun. Pengalaman ini adalah aset berharga yang dapat membantu komunitas lain mempersiapkan diri menghadapi bencana,” tutup Syakir.

Berita Lainnya

Viral Wisata Samosir, Ribut Soal Tarif Masuk, Pria Mengamuk Pakai Batu
Breaking News

Viral Wisata Samosir, Ribut Soal Tarif Masuk, Pria Mengamuk Pakai Batu

21 Mei 2026
Wagub Aceh Temui Mensos, Bahas Penambahan PBI JK hingga Dukungan Penanganan Bencana dan Sekolah Rakyat
Aceh

Wagub Aceh Temui Mensos, Bahas Penambahan PBI JK hingga Dukungan Penanganan Bencana dan Sekolah Rakyat

20 Mei 2026
Gubernur Aceh Hadiri Paripurna DPRA Penyampaian Rekomendasi LKPJ 2025
Aceh

Gubernur Aceh Hadiri Paripurna DPRA Penyampaian Rekomendasi LKPJ 2025

20 Mei 2026
Tanam Cabai di Sunggal, Bupati Tindak lanjuti Keluhan Petani Soal Irigasi
Daerah

Tanam Cabai di Sunggal, Bupati Tindak lanjuti Keluhan Petani Soal Irigasi

20 Mei 2026
Krisis Gas LPG 3Kg di Banda Aceh: Pangkalan Kosong, Pengecer Jual Mahal
Banda Aceh

Krisis Gas LPG 3Kg di Banda Aceh: Pangkalan Kosong, Pengecer Jual Mahal

19 Mei 2026
Pergub JKA Dicabut Gubernur, Bupati Tarmizi: Pemutakhiran Data yang Valid Terus Berlanjut
Aceh Barat

Pergub JKA Dicabut Gubernur, Bupati Tarmizi: Pemutakhiran Data yang Valid Terus Berlanjut

18 Mei 2026
  • Trending
Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

2 November 2025
Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

20 Juni 2025
Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

19 Oktober 2025
Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

25 Februari 2026

Berita Terkini

Viral Wisata Samosir, Ribut Soal Tarif Masuk, Pria Mengamuk Pakai Batu

Viral Wisata Samosir, Ribut Soal Tarif Masuk, Pria Mengamuk Pakai Batu

21 Mei 2026
Gubernur Mualem Surati BPJS, Minta Buka Blokir Kepesertaan JKA

Gubernur Mualem Surati BPJS, Minta Buka Blokir Kepesertaan JKA

20 Mei 2026
Wagub Aceh Temui Mensos, Bahas Penambahan PBI JK hingga Dukungan Penanganan Bencana dan Sekolah Rakyat

Wagub Aceh Temui Mensos, Bahas Penambahan PBI JK hingga Dukungan Penanganan Bencana dan Sekolah Rakyat

20 Mei 2026
Gubernur Aceh Hadiri Paripurna DPRA Penyampaian Rekomendasi LKPJ 2025

Gubernur Aceh Hadiri Paripurna DPRA Penyampaian Rekomendasi LKPJ 2025

20 Mei 2026
TubinNews

© 2025 TubinNews.com.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini