Meulaboh | TubinNews.com – Demisioner DEMA STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh (STAIN TDM) periode 2025–2026, Alfa Salam, meminta pihak kampus memberikan respons kelembagaan yang jelas terhadap dugaan pelecehan seksual yang menjadi perhatian mahasiswa.
Alfa menegaskan, persoalan tersebut perlu ditangani tanpa melakukan penghakiman terhadap pihak mana pun. Ia juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap korban atau pelapor serta proses yang adil bagi pihak yang dituduhkan.
“Kami tidak ingin melakukan penghakiman terhadap siapa pun. Tetapi ketika ada dugaan pelecehan seksual yang menjadi perhatian mahasiswa, maka harus ada respons kelembagaan yang jelas. Korban atau pelapor harus mendapatkan perlindungan, sementara pihak yang dituduhkan juga tetap memiliki hak atas proses yang adil,” jelasnya.
Alfa juga mengapresiasi aksi mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) yang menyampaikan aspirasi terkait persoalan tersebut pada Selasa (6/10/2026) di Gedung Syariah STAIN TDM.
“Saya mengapresiasi mahasiswa Prodi KPI yang berani menyampaikan aspirasi. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kepedulian terhadap persoalan yang terjadi di lingkungan kampus. Aspirasi tersebut harus didengar dan ditanggapi melalui mekanisme yang baik,” ujar Alfa Salam.
Selain meminta adanya respons kelembagaan yang jelas, Alfa menyampaikan pentingnya mekanisme penanganan yang objektif dan adil terhadap persoalan tersebut.
Ia juga meminta adanya perlindungan terhadap korban atau pelapor dari tekanan maupun intimidasi serta adanya ruang dialog antara pihak kampus dan mahasiswa.






