Aceh Tamiang | TubinNews.com — Kepedulian terhadap pendidikan agama diwujudkan Yuza Oktavianus, pemancing asal Kota Langsa yang tergabung dalam Community Karang Anyar (Cakra), melalui sumbangan Al-Qur’an kepada Dayah Misbahur Rasyad Al-Aziziyah di Kampung Benua Raja, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.
Bantuan tersebut diserahkan pada Jumat (25/9/2026) dan diterima langsung oleh Pimpinan Dayah Misbahur Rasyad Al-Aziziyah, Abiya Nur Miswari Amir, S.HI., M.Ag.
Pemberian tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan aktivitas pendidikan dan keagamaan para santri. Dukungan itu juga diberikan di tengah kondisi dayah yang sebelumnya turut terdampak banjir yang melanda Aceh Tamiang pada November 2025.
Pimpinan Dayah Misbahur Rasyad Al-Aziziyah menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurutnya, dukungan masyarakat memiliki arti penting dalam menunjang aktivitas pendidikan dan keagamaan para santri.
“Alhamdulillah, kami menyambut baik donasi Al-Qur’an ini. Terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Semoga donasi ini menjadi amal jariyah bagi yang memberikan dan bermanfaat bagi para santri,” ujar Abiya Nur Miswari Amir.
Ia berharap Al-Qur’an yang diterima dapat digunakan secara berkelanjutan oleh para santri, baik untuk kegiatan mengaji maupun pembelajaran keagamaan di lingkungan dayah.
Sementara itu, Yuza Oktavianus mengatakan bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sarana pembelajaran di dayah, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian sosial terhadap pendidikan agama.
Kegiatan sosial tersebut sekaligus menjadi bagian dari agenda menjelang pelaksanaan Mabar Cakra ke-12, yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Oktober 2026 di Muara Alur Dua, Kota Langsa.
Mabar Cakra ke-12 nantinya akan melibatkan sejumlah komunitas dari berbagai daerah di Aceh. Selain menjadi ajang silaturahmi antarpemancing, kegiatan tersebut juga membawa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Dayah Misbahur Rasyad Al-Aziziyah merupakan salah satu lembaga pendidikan keagamaan di Aceh Tamiang yang turut terdampak banjir pada November 2025. Bencana tersebut memengaruhi aktivitas masyarakat serta sejumlah fasilitas pendidikan di beberapa wilayah Aceh Tamiang.
Melalui pemberian tersebut, Yuza berharap Al-Qur’an yang diserahkan dapat terus dimanfaatkan para santri dan memberikan kebermanfaatan bagi aktivitas pendidikan di dayah.






