Pendidikan

Lima Siswa SMAN 3 Banda Aceh Dikeluarkan, Sekolah Klarifikasi Kasus Pengeroyokan

×

Lima Siswa SMAN 3 Banda Aceh Dikeluarkan, Sekolah Klarifikasi Kasus Pengeroyokan

Sebarkan artikel ini
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Banda Aceh di Jalan Tgk Chik Di Tiro, Kota Banda Aceh. [Foto: Dok. Ist]

Banda Aceh | TubinNews.com SMAN 3 Banda Aceh mengambil tindakan tegas terhadap lima siswa yang terbukti terlibat aktif dalam insiden pengeroyokan seorang siswa. Tindakan tersebut diambil setelah pihak sekolah melakukan verifikasi faktual terkait peristiwa yang terjadi.

Dalam keterangan resminya, yang dimuat di akun media sosial instagram @sma3bandaaceh, pihak sekolah menyebut hasil verifikasi menemukan lima siswa yang terbukti terlibat secara aktif. Kelima siswa tersebut kemudian dikeluarkan dari sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Terhadap 5 (lima) siswa yang terbukti terlibat, sekolah telah mengambil tindakan berupa pengeluaran dari sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” demikian keterangan surat sebagaimana dikutip pada Selasa (22/9/2026).

Sementara satu siswa lainnya yang turut dikaitkan dengan kejadian tersebut masih dalam proses pendalaman. Berdasarkan verifikasi awal, sekolah belum menemukan bukti keterlibatan aktif terhadap siswa tersebut.

Sekolah juga memberikan perhatian terhadap kondisi siswa yang menjadi korban dengan menyiapkan pendampingan melalui layanan Bimbingan dan Konseling (BK). Pendampingan tersebut ditujukan untuk mendukung pemulihan kondisi fisik dan psikologis korban.

Di sisi lain, pihak sekolah mengimbau seluruh pihak, khususnya keluarga korban, agar tidak menyebarluaskan foto, video, identitas maupun informasi pribadi korban melalui media sosial. Penyebaran konten tersebut dinilai dapat menambah tekanan psikologis dan menghambat proses pemulihan korban.

Sekolah juga meluruskan informasi mengenai dua siswa lain yang dikaitkan dengan insiden tersebut. Berdasarkan hasil verifikasi, kedua siswa itu tidak berada di lokasi kejadian saat insiden berlangsung. Foto yang beredar dan dikaitkan dengan peristiwa tersebut juga dinyatakan tidak berkaitan dengan insiden pengeroyokan.

Terhadap perilaku siswa yang memamerkan atau memperlihatkan barang maupun aktivitas tertentu melalui media sosial, sekolah menyatakan akan memberikan pembinaan sesuai prosedur dan tata tertib yang berlaku.

Baca Juga :  PPG FKIP USK dan PMI Banda Aceh Bersinergi Gelar Senam dan Donor Darah

Pihak sekolah memastikan tetap membuka ruang komunikasi dan penyelesaian melalui mekanisme yang telah ditetapkan serta berkomitmen menjaga keamanan, kenyamanan, perlindungan dan hak seluruh peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *