Banda Aceh | TubinNews.com — Ketua Umum Lembaga Peumulia Bangsa Atjeh (PBA), Subki Mohammad Bintang, mendesak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) tidak tinggal diam menghadapi kondisi ekonomi masyarakat Aceh yang dinilai masih terpuruk.
Subki mengatakan, kondisi perekonomian masyarakat Aceh saat ini belum menunjukkan perbaikan. Menurut dia, beban masyarakat semakin berat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok, pendapatan yang tidak sebanding dengan biaya hidup, kondisi pertanian yang mengalami kesulitan serta masih terbatasnya peluang kerja.
Ia juga menilai bantuan dan berbagai program pemulihan yang diharapkan masyarakat belum dirasakan secara merata.
Menurut Subki, kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian serius para wakil rakyat di DPRA karena masyarakat menaruh harapan kepada lembaga legislatif untuk memperjuangkan kepentingan mereka.
Subki mengingatkan DPRA memiliki amanah konstitusional untuk menjalankan tiga fungsi pokok, yakni pembentukan peraturan, penganggaran dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
“Jangan tertidur di saat rakyat sedang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jangan diam di saat perekonomian rakyat sedang jatuh. Kehadiran Bapak dan Ibu di lembaga perwakilan bukan untuk istirahat, melainkan untuk berjuang mencari solusi nyata bagi kesulitan rakyat,” tegas Subki, Ahad (23/8/2026).
Subki mengatakan, mandat yang diberikan masyarakat kepada anggota DPRA bukan untuk sekadar dinikmati, melainkan harus diperjuangkan melalui kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
Ia menilai setiap kebijakan yang dinilai memberatkan masyarakat harus diperbaiki. Begitu pula dengan anggaran yang tidak tepat sasaran harus dikoreksi dan program pemerintah yang berjalan lambat perlu didorong agar segera direalisasikan.
Subki juga mengingatkan kondisi ekonomi masyarakat membutuhkan respons nyata dari para wakil rakyat. Menurutnya, DPRA harus memastikan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan benar-benar dijalankan untuk menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat Aceh.
“Bangunlah, dengarkanlah, dan bertindaklah. Rakyat sedang menunggu, dan waktu tidak menunggu. Jangan biarkan rakyat semakin terpuruk sendirian,” pungkasnya.

















