Belawan | TubinNews.com – Aktivitas perbaikan tower telekomunikasi di Jalan Pulau Seram, Lingkungan VI, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, dilaporkan sempat diwarnai keributan antara pihak pemilik lahan dan teknisi dengan seorang oknum yang mengaku sebagai ketua organisasi kemasyarakatan (ormas).
Menurut keterangan pemilik lahan, oknum tersebut diduga kerap menghalangi kegiatan perawatan maupun perbaikan tower dan meminta sejumlah uang kepada teknisi yang bekerja di lokasi.
Bayu Wahyuni, selaku pemilik lahan, mengaku resah atas kondisi tersebut. Ia menyebut tindakan yang dilakukan oknum tersebut tidak hanya mengganggu pekerjaan teknisi, tetapi juga menimbulkan rasa tidak aman.
“Sering melakukan pengancaman. Bahkan membawa senjata tajam dan mengancam akan merubuhkan tower yang merupakan fasilitas untuk masyarakat,” ujar Bayu kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).
Sementara itu, Budi Karmila selaku keluarga pemilik lahan menjelaskan bahwa tower telekomunikasi tersebut telah berdiri sekitar tiga tahun dan berfungsi mendukung layanan komunikasi bagi masyarakat sekitar.
Namun, menurutnya, setiap kali dilakukan perbaikan maupun pekerjaan teknis lainnya, selalu muncul pihak-pihak yang diduga meminta uang keamanan kepada teknisi. Kondisi tersebut, kata Budi, kerap memicu keributan dan mengganggu aktivitas pekerjaan di lokasi.
“Kami berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan menindaklanjuti laporan yang ada,” kata Budi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut. Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Humas Polres Pelabuhan Belawan, Aipda Andreas, belum memberikan tanggapan saat dihubungi wartawan untuk dimintai konfirmasi.
Selain itu, redaksi juga belum memperoleh keterangan dari pihak yang disebut dalam laporan tersebut.
Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna melengkapi informasi dalam pemberitaan ini.

















