Banda Aceh | TubinNews.com – Pemerintah Aceh menyampaikan sejumlah ketentuan terkait pelaksanaan realisasi Bantuan Meugang Presiden Prabowo menjelang Bulan Ramadan 2026. Penegasan ini disampaikan agar pelaksanaan bantuan berjalan sesuai petunjuk pemerintah pusat dan tepat sasaran bagi masyarakat penerima.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, dalam keterangannya menyampaikan bahwa Menteri Dalam Negeri telah menerbitkan petunjuk pelaksanaan resmi.
“Mendagri telah mengeluarkan petunjuk pelaksaan melalui surat No. 400.6/848/SJ Tanggal 12 Februari 2026 tentang Penggunaan Bantuan Presiden Untuk Meugang Menjelang Bulan Ramadan Tahun 2026,” ujar MTA, Sabtu (14/2/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan surat tersebut para bupati diperintahkan untuk segera melakukan belanja pembelian sapi lokal melalui dinas atau SKPD terkait.
Pelaksanaan dilakukan dengan perubahan penjabaran APBK dan cukup melaporkan perubahan tersebut kepada pimpinan DPRK.
“Berujuk pada Surat petunjuk pelaksaan tersebut, para Bupati diperintahkan untuk segera melakukan belanja pembelian sapi lokal melalui Dinas (SKPD) terkait, dan tentu dengan melakukan perubahan penjabaran APBK serta cukup melaporkan perubahan tersebut kepada Pimpinan DPRK,” kata MTA.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan tidak boleh berbentuk uang tunai, melainkan wajib dalam bentuk daging.
“Pembagian bantuan Meugang Presiden wajib berbentuk daging, dan tidak boleh berbentuk uang. Artinya masyarakat penerima akan menerima daging yang telah di potong,” kata MTA.
Menurutnya, arahan dan petunjuk dari Menteri Dalam Negeri tersebut telah mempertegas serta memperjelas mekanisme pelaksanaan agar dapat dijalankan secara baik dan penuh tanggung jawab.
“Dari arahan dan petunjuk Mendagri tersebut telah mempertegas dan memperjelas supaya kita dapat melaksanakannya secara baik dan penuh tanggungjawab,” harapnya.
Selain itu, kata MTA, Gubernur Aceh berharap seluruh bupati bersama unsur Forkopimda melakukan pendampingan terhadap pelaksanaan oleh SKPD secara optimal, serta membangun koordinasi komprehensif dengan para geusyik agar distribusi bantuan berjalan sukses dan membawa keberkahan bagi masyarakat terdampak dalam menyambut Ramadan.
“Gubernur berharap kepada segenap Bupati dan Forkopimda untuk melakukan pendampingan pelaksaan oleh SKPD secara baik dan membangun koordinasi yang komprehensif dengan para Geusyik agar pelaksanaan distribusi Bantuan Presiden ini berjalan sukses dan berkah bersama masyarakat terdampak dalam menyambut ramadhan,” kata MTA.
Dalam kesempatan itu juga disampaikan bahwa berbagai langkah pemulihan pascabencana terus dilakukan di bawah supervisi ekstra Pemerintah Pusat. Gubernur, lanjutnya, senantiasa mengajak seluruh pihak untuk tetap bersatu demi kebangkitan Aceh.
“Berbagai langkah pemulihan paskabencana terus dilakukan dibawah supervisi ekstra Pemerintah Pusat. Di setiap kesempatan Gubernur selalu berharap agar semua pihak terus bersatu demi Aceh lebih baik, bangkit dari bencana ini. Terima kasih,” pungkas MTA.

















