Jakarta | TubinNews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membenarkan keberadaan Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Malaysia. Tito menegaskan, gubernur yang akrab disapa Mualem itu berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan.
Menurut Tito, keberangkatan Mualem ke Malaysia telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Dalam Negeri dan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku bagi kepala daerah.
“Gubernur Aceh memang betul sudah izin kepada Mendagri, dan alasannya ke Malaysia untuk berobat. Beliau memang membutuhkan pengobatan untuk kesehatan beliau,” kata Tito dikutip dari Liputan6.com, Senin (26/1/2026).
Meski Gubernur Aceh tengah berada di luar negeri, Tito memastikan roda pemerintahan dan koordinasi antara Pemerintah Aceh dengan pemerintah pusat tetap berjalan normal. Ia menyebut, jajaran Pemprov Aceh bersama pemerintah pusat terus mengawal proses pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah terdampak.
Berdasarkan hasil evaluasi lintas kementerian dan lembaga bersama pemerintah daerah, Tito mengungkapkan bahwa baru satu kabupaten di Aceh yang dinilai telah kembali normal pascabencana, yakni Kabupaten Aceh Besar.
Dari total 18 kabupaten/kota terdampak, sembilan daerah disebut telah masuk kategori mendekati normal, sementara delapan kabupaten/kota lainnya masih membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah pusat dan daerah.
“Di Highland itu di daerah pegunungan itu tiga, yaitu Bener Meriah, Gayo Lues, dan kemudian di Aceh Tengah yang ibukotanya Takengon. Itu rata-rata permasalahannya adalah jalan yang longsor atau hilang dan jembatan yang putus,” ujar Tito.
Video Keberadaan Mualem di Malaysia Sempat Viral
Sebelumnya, keberadaan Mualem di Malaysia menjadi sorotan publik setelah beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan dirinya menghadiri sebuah acara di negara tersebut.
Video yang ramai diperbincangkan sejak Selasa, 20 Januari 2026, menampilkan Mualem duduk berdampingan dengan seorang perempuan yang oleh warganet disebut sebagai pengusaha asal Malaysia.
Di media sosial, muncul narasi yang menyebut keduanya telah melangsungkan pernikahan. Namun, hingga kini informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi baik oleh Pemerintah Aceh maupun oleh Muallem secara pribadi.













